Pemanfaatan Bahan Bakar Alternatif Antarkan Semen Baturaja Raih SIGREEN 2025

, ,

JAKARTA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) kembali mencatat prestasi gemilang pada ajang Social Business Innovation and Green (SIGREEN) 2025 yang digelar oleh Warta Ekonomi. Pada tahun ini, Semen Baturaja dinobatkan sebagai Best Corporate in Responsible Business Practices for Strengthening Environmental Performance through Alternative Fuel Adoption and Local Empowerment untuk kategori Basic Industry and Chemicals.

SIGREEN 2025 hadir sebagai ajang bergengsi yang menegaskan pentingnya inovasi sosial dan komitmen hijau dalam dunia usaha. Lebih dari sekadar penghargaan, SIGREEN 2025 adalah momentum kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat daya saing sekaligus memastikan keberlanjutan ekonomi hijau di Indonesia.

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh CEO Warta Ekonomi Muhammad Ihsan, kepada Direktur Operasi SMBR Taufik, pada acara penganugerahan yang digelar di Menara Batavia, Jakarta, pada Kamis (27/11).”

Taufik menyampaikan bahwa penghargaan ini semakin memperkuat komitmen SMBR dalam memperluas implementasi program keberlanjutan. “Penghargaan ini memotivasi kami untuk terus meningkatkan inovasi, memperluas penggunaan energi alternatif, serta menjaga keseimbangan antara operasional industri dan kelestarian lingkungan. Ke depan, SMBR akan terus mempererat kolaborasi dengan berbagai pihak agar seluruh proses bisnis semakin berorientasi pada keberlanjutan,” ujarnya.

Komitmen keberlanjutan tersebut tercermin dari peningkatan penggunaan Alternative Fuel & Raw Material (AFR) dalam proses produksi. Hingga Kuartal III 2025, SMBR telah memanfaatkan 120.989 ton AFR, meningkat sekitar 22% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 99.219 ton. Peningkatan ini didorong oleh optimalisasi pemanfaatan biomassa sebagai sumber energi alternatif yang lebih ramah lingkungan.

Menurut Taufik, peningkatan penggunaan AFR merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam menekan emisi dan meningkatkan efisiensi energi. “Pemanfaatan AFR terus kami tingkatkan sebagai bagian dari komitmen untuk menghadirkan proses produksi yang lebih bersih. Upaya ini tidak hanya berdampak pada pengurangan emisi, tetapi juga membantu perusahaan mencapai target keberlanjutan secara lebih terukur,” ujarnya.

Sebagai langkah lanjutan, SMBR bersama Kementerian Lingkungan Hidup juga tengah membahas rencana pemanfaatan Refuse Derived Fuel (RDF) di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Inisiatif ini masih berada pada tahap penjajakan dan penyusunan kajian teknis bersama pemangku kepentingan terkait.

Taufik menegaskan bahwa SMBR melihat peluang besar dari rencana tersebut. “RDF di OKU masih dalam tahap awal pembahasan. Namun kami memandang potensi ini cukup kuat untuk mendukung transisi energi bersih. Jika dapat direalisasikan, RDF akan menjadi bagian penting dalam memperkuat langkah SMBR menuju penggunaan energi yang lebih berkelanjutan,” jelasnya.

Dengan pencapaian ini, Semen Baturaja kembali menegaskan posisinya sebagai perusahaan yang konsisten menjalankan prinsip ESG dan mendukung target keberlanjutan SIG Group. (*)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses