BATURAJA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), mencatatkan lonjakan kinerja signifikan sepanjang Semester I Tahun 2025. Laba bersih perusahaan melesat menjadi Rp79,62 miliar, naik hingga 10 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp7,32 miliar. Peningkatan ini menandai keberhasilan SMBR keluar dari level single digit dan mencatatkan pertumbuhan laba bersih double digit pada semester pertama tahun ini.

Pertumbuhan laba bersih ini didukung oleh peningkatan kinerja operasional secara menyeluruh. Volume penjualan semen mencapai 1,13 juta ton, naik sekitar 21% dibandingkan periode sebelumnya sebesar 928.646 ton. Kenaikan penjualan tersebut turut mendorong pendapatan perusahaan tumbuh menjadi Rp1,09 triliun, atau naik 31% dari sebelumnya Rp835,18 miliar.

Peningkatan kinerja ini juga tercermin dari laba usaha yang naik signifikan menjadi Rp133,79 miliar, atau meningkat 168% dibandingkan Rp49,84 miliar pada periode yang sama tahun lalu. EBITDA Perseroan turut naik 60% menjadi Rp236,67 miliar dari Rp147,91 miliar. Kinerja ini turut mendorong peningkatan EBITDA Margin menjadi 22% dibandingkan pada periode yang sama tahun lalu sebesar 18%, mencerminkan efisiensi operasional yang semakin optimal.

Vice President of Corporate Secretary SMBR, Hari Liandu, menyampaikan bahwa pencapaian gemilang ini merupakan hasil dari kombinasi strategi yang tepat dan sinergi bersama induk usaha.

“Capaian ini adalah hasil strategi yang tepat dan sinergi solid dengan SIG, yang memberikan banyak nilai tambah bagi efisiensi dan kinerja kami,” ujar Hari.

Ia menambahkan bahwa pertumbuhan kinerja perusahaan tidak lepas dari strategi efisiensi berkelanjutan dan peningkatan penetrasi pasar di wilayah Sumatera bagian Selatan (Sumbagsel), yang merupakan pangsa pasar utama perusahaan.

“Kami melihat pertumbuhan yang kuat terutama di wilayah Sumbagsel. Berdasarkan data Asosiasi Semen Indonesia (ASI), demand semen di wilayah ini tumbuh sebesar 14,2% (yoy) pada Triwulan II-2025, jauh melampaui pertumbuhan nasional yang tercatat sebesar 2,7% (yoy). Hal ini membuka peluang besar bagi SMBR untuk terus memperkuat posisi di pasar regional,” ujar Hari.

Lebih lanjut, Hari menjelaskan bahwa peningkatan kinerja tidak hanya disebabkan oleh kenaikan permintaan, tetapi juga berkat keberhasilan perusahaan dalam menjalankan strategi operasional yang terukur dan sinergi dengan SIG selaku induk usaha.

“Kami fokus pada efisiensi biaya di seluruh lini, mulai dari produksi, distribusi, hingga pengelolaan energi. Penggunaan bahan bakar alternatif, optimalisasi rute pengiriman, serta integrasi sistem logistik menjadi bagian dari langkah kami dalam menekan biaya dan meningkatkan margin. Selain itu, kami terus menjaga kualitas layanan dan optimalisasi jaringan penjualan,” jelasnya.

SMBR optimis tren positif ini akan terus berlanjut di Semester II-2025. Perusahaan juga terus memperkuat strategi operasional melalui diversifikasi produk, transformasi digital dalam proses bisnis, serta penerapan prinsip keberlanjutan guna menciptakan pertumbuhan jangka panjang yang sehat. (*)

LAMPUNG — PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus memperkuat peran aktifnya dalam pembangunan daerah melalui sinergi strategis bersama Pemerintah Provinsi Lampung. Langkah ini diwujudkan dalam kunjungan silaturahmi jajaran pimpinan SMBR yang berlangsung di Ruang Kerja Gubernur Lampung, Rabu (16/7).

Kunjungan ini menjadi momen perkenalan jajaran pimpinan baru SMBR sekaligus memperkuat komitmen perusahaan untuk berkontribusi terhadap pembangunan infrastruktur dan pengembangan ekonomi di wilayah Lampung.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut, Komisaris Independen SMBR Feryzal Adham, serta Direktur Operasi SMBR Taufik yang baru saja diangkat melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 27 Mei 2025 lalu, dan Direktur Keuangan & SDM Rahmat Hidayat. Ketiganya mendampingi Direktur Utama SMBR, Suherman Yahya, dalam menjalin komunikasi strategis dengan Pemerintah Daerah.

Direktur Utama SMBR, Suherman Yahya, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Lampung. Dalam pertemuan tersebut, Suherman menegaskan kesiapan SMBR dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah.

“Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi yang telah terjalin baik dengan Pemprov Lampung. Kami siap mendukung pembangunan melalui penyediaan semen berkualitas dan pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang berkelanjutan,” jelas Suherman.

Lebih lanjut, Suherman menyampaikan bahwa SMBR memiliki visi jangka panjang untuk menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun Lampung yang maju dan merata.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menyambut baik sinergi ini dan menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah dan sektor industri.

“Kami berharap kerja sama yang erat ini dapat mempercepat berbagai program pembangunan, khususnya infrastruktur yang menjadi kunci pertumbuhan ekonomi di Lampung,” ujar Gubernur.

Dalam diskusi yang berlangsung, kedua belah pihak membahas berbagai potensi kolaborasi ke depan, mulai dari pembangunan infrastruktur dasar, penyediaan fasilitas umum, hingga pengembangan ekonomi lokal. Keterlibatan aktif SMBR diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Lampung.

SMBR berkomitmen untuk terus menjadi bagian dari pertumbuhan regional, tidak hanya sebagai produsen semen, tetapi juga sebagai mitra pembangunan yang memberikan nilai tambah bagi daerah melalui produk unggulan dan program keberlanjutan. (*)

PALEMBANG – Komitmen PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak perusahaan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), terhadap kelestarian lingkungan kembali mendapat pengakuan. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menyerahkan penghargaan berupa Sertifikat PROPER Hijau untuk Pabrik Baturaja, serta Sertifikat PROPER Biru untuk Unit Pengantongan Kertapati atas capaian kinerja pengelolaan lingkungan hidup perusahaan sepanjang periode penilaian 2023–2024 oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (KLHK) RI.

Penyerahan sertifikat dilaksanakan pada Rabu (9/7) di Hotel Arya Duta Palembang, dan diserahkan langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, kepada Vice President of Mining & Waste Management SMBR, Muhammad Beni, yang hadir mewakili manajemen.

Muhammad Beni menyampaikan apresiasinya atas penghargaan yang diberikan. “Kami bersyukur atas penghargaan PROPER ini. Hal ini merupakan hasil kerja keras seluruh insan SMBR dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam setiap proses operasional. Ke depan, kami terus berupaya meningkatkan standar pengelolaan lingkungan dan berinovasi demi mendukung pembangunan yang berkelanjutan,” ujar Beni.

Ia juga menjelaskan bahwa SMBR menjalankan berbagai program unggulan dalam pengelolaan lingkungan.

“Kami memiliki sejumlah inisiatif berkelanjutan, di antaranya program penurunan emisi karbon, efisiensi penggunaan air, pengelolaan limbah B3, serta penerapan sistem 4R (Reduce, Recycle, Reuse, Recovery). Kami juga menjalankan perlindungan keanekaragaman hayati di sekitar wilayah operasional kami,” jelasnya.

Dari sisi pengembangan masyarakat, SMBR aktif menjalankan berbagai inisiatif berbasis lingkungan dan ekonomi. Di antaranya adalah Program Eco Café “Ngopi Bayar Pakai Sampah”, dimana masyarakat dapat menukarkan sampah plastik untuk mendapatkan kopi, sebagai bentuk edukasi pengelolaan sampah. Selain itu, SMBR juga mengembangkan Program Economic & Education Bee Farm, yang memberikan pelatihan budidaya lebah trigona berbasis pendidikan dan ekonomi guna mendorong kemandirian masyarakat sekitar.

“Bagi kami, keberlanjutan tidak hanya sebatas kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga tentang bagaimana kami memberikan dampak positif secara langsung kepada lingkungan dan masyarakat,” tambah Beni.

Sementara itu, Gubernur Sumsel, H. Herman Deru, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada perusahaan-perusahaan yang menunjukkan komitmen nyata terhadap lingkungan.

“Sertifikat yang diberikan ini bukan hanya penghargaan, namun nilai komitmen para korporasi dalam menjaga lingkungan hidup. Artinya, sadar bahwa alam (dunia) ini milik anak-anak kita semua. Komitmennya adalah mewariskan alam yang baik,” ungkapnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk memulai kebiasaan baik dari rumah. “Ayo kita mulai dari diri sendiri, ajak lingkungan keluarga dari hal kecil, seperti memilah sampah organik dan anorganik yang tanpa kita sadari dapat dimanfaatkan,” tambahnya.

Capaian PROPER ini menjadi bukti nyata bahwa SMBR konsisten menjalankan tanggung jawab terhadap lingkungan sebagai bagian dari strategi bisnis yang berkelanjutan dan beretika. SMBR berkomitmen untuk terus tumbuh dan berkembang bersama masyarakat dan alam secara harmonis. (*)

BATURAJA – Ikatan Istri Karyawan Semen Baturaja (IIKSB) berhasil menyelenggarakan Musyawarah Besar (Mubes) VII di Ganesha Arena Baturaja pada Jumat (4/7). Kegiatan ini menjadi ajang konsolidasi penting dalam menentukan arah kepemimpinan dan program kerja organisasi ke depan, dengan mengusung tema “Membangun Sinergi Bersama untuk Mewujudkan Kemajuan Organisasi & Lingkungan.”

Hadir dalam acara ini Ketua Umum IIKSB periode 2022–2025, Erni Jogy Alpha Mediarta Gumay, jajaran pengurus dan perwakilan anggota IIKSB, para Penasehat IIKSB yakni Diah Suherman Yahya, Suzan Rahmat, dan Viani Taufik, serta tamu undangan lainnya.

Acara diawali dengan sambutan dari manajemen yang disampaikan oleh Vice President of Corporate Secretary SMBR, Hari Liandu, yang turut memberikan apresiasinya terhadap peran strategis IIKSB.

“Mubes ini bukan hanya sekadar forum pergantian kepengurusan, namun juga menjadi momentum evaluasi, refleksi, dan penyusunan langkah ke depan agar IIKSB terus hadir sebagai mitra strategis bagi perusahaan, khususnya dalam mendukung kesejahteraan dan keharmonisan keluarga besar Semen Baturaja,” ujarnya.

Selama periode sebelumnya, IIKSB telah aktif menginisiasi dan menjalankan berbagai program yang mencakup kegiatan sosial, pendidikan, keagamaan, pemberdayaan perempuan, hingga kegiatan internal yang mempererat kebersamaan antaranggota. Kontribusi nyata tersebut menjadi fondasi kuat bagi pengurus baru untuk melanjutkan estafet kepemimpinan.

Melalui proses musyawarah yang berlangsung lancar dan penuh kekeluargaan, Yenni Hari Liandu terpilih sebagai Ketua Umum IIKSB periode 2025–2028, menggantikan Erni Jogy Alpha Mediarta Gumay.

Dalam sambutannya, Erni menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kebersamaan yang telah terjalin selama masa jabatannya.

“Tiga tahun terakhir adalah perjalanan penuh makna. Saya bersyukur dapat menjalani amanah ini bersama rekan-rekan yang luar biasa. Semoga kepengurusan yang baru dapat terus membawa IIKSB menjadi organisasi yang lebih solid, aktif, dan berdampak positif,” ucap Erni.

Ketua Umum terpilih, Yenni Hari Liandu, menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan program-program yang telah berjalan dan memperkuat sinergi di dalam organisasi.

“Terima kasih atas kepercayaan dan amanah besar yang diberikan kepada saya. Saya memohon dukungan dari seluruh ibu-ibu sekalian, karena tanpa kebersamaan dan kerja sama, saya tidak akan mampu menjalankan tanggung jawab ini dengan baik. Semoga ke depan, kita bisa memberikan kontribusi yang lebih positif dan membawa IIKSB menjadi organisasi yang semakin maju dan bermanfaat bagi kita semua,” ungkap Yenni.

Penasehat Utama IIKSB, Diah Suherman Yahya, turut menyampaikan harapannya terhadap kepemimpinan yang baru.

“Regenerasi adalah bagian penting dari dinamika organisasi. Kami berharap kepengurusan yang baru dapat terus menjaga semangat kekeluargaan dan menghadirkan inovasi agar IIKSB semakin relevan dan berdaya guna. Selamat kepada Ketua Umum terpilih, semoga mendapat dukungan penuh dalam menjalankan amanah ini,” ucap Diah.

Dengan berakhirnya Mubes VII ini, IIKSB melangkah ke babak baru dengan semangat yang baru. Diharapkan, organisasi ini dapat terus mendukung kesejahteraan keluarga karyawan serta memperkuat peran sosial di lingkungan perusahaan dan masyarakat sekitar. (*)

JAKARTA — PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) kembali mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan The Best Execution Winner in Cement Industry dalam ajang Strategy into Performance Execution Excellence (SPEx2) Award 2025. Ajang ini diselenggarakan oleh GML Performance Consulting bersama KONTAN Business & Investment Media sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan perusahaan dalam mengeksekusi strategi bisnis secara efektif, terukur, dan berkelanjutan. 

Penghargaan ini diterima langsung oleh Vice President of Corporate Secretary SMBR, Hari Liandu, dalam acara penganugerahan yang berlangsung di Le Meridien Hotel, Jakarta, pada Kamis (26/6).

“Penghargaan ini merupakan bukti nyata dari komitmen seluruh insan Semen Baturaja dalam menjalankan transformasi secara menyeluruh dan konsisten. Strategi yang kami jalankan tidak hanya sekadar rencana di atas kertas, melainkan dijalankan secara disiplin dengan orientasi pada pencapaian hasil dan keberlanjutan,” ujar Hari Liandu.

Hari menjelaskan bahwa kinerja positif perusahaan tidak lepas dari implementasi sejumlah strategi kunci seperti cost leadership melalui program SMBRGO45, diversifikasi produk dan layanan, debt refinancing, optimalisasi rantai pasok dan pengadaan, serta pengembangan sumber daya manusia. Sinergi dari seluruh strategi tersebut menjadi fondasi utama dalam memperkuat daya saing dan ketahanan bisnis SMBR.

Pencapaian ini turut didorong oleh dukungan penuh dari SIG selaku induk usaha. SIG berperan penting dalam memperkuat arah strategis SMBR, termasuk dalam akselerasi transformasi digital, efisiensi operasional, serta perluasan pasar. “Kami sangat mengapresiasi dukungan dari SIG yang secara aktif mendampingi SMBR dalam memperkuat tata kelola, inovasi, dan pengembangan SDM. Sinergi ini menjadi elemen penting dalam keberhasilan strategi kami,” tambah Hari.

Hasil dari eksekusi strategis tersebut tercermin dari capaian kinerja SMBR pada kuartal I tahun 2025. Di tengah tekanan industri semen nasional yang mencatat penurunan permintaan sebesar 7,4%, SMBR justru berhasil mencatat pertumbuhan volume penjualan sebesar 10% menjadi 533.337 ton. Pendapatan meningkat 22% menjadi Rp527,82 miliar, dan laba bersih melonjak tajam sebesar 864% menjadi Rp48,96 miliar. EBITDA juga tumbuh signifikan sebesar 62% menjadi Rp130,08 miliar.

Kontribusi dari produk white clay sebagai bagian dari diversifikasi bisnis juga menunjukkan hasil menggembirakan dengan pertumbuhan volume penjualan lebih dari dua kali lipat sebesar sebesar 9.125 ton, melonjak 104%dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 4.468 ton.

SPEx2 Award menilai keberhasilan organisasi dalam mengeksekusi strategi melalui pendekatan yang sistematis, terstruktur, dan berorientasi pada hasil. Aspek penilaiannya meliputi kepemimpinan, tata kelola strategi, pencapaian kinerja, serta keberlanjutan program yang dijalankan.

Dengan diraihnya penghargaan ini, Semen Baturaja semakin mengukuhkan diri sebagai perusahaan yang adaptif dan progresif dalam menjawab tantangan industri, serta terus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan pertumbuhan ekonomi nasional. (*)

BATURAJA – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) melaksanakan kegiatan penanaman pohon sebagai wujud nyata komitmen perusahaan terhadap kelestarian lingkungan dan upaya pengurangan emisi karbon.

Kegiatan yang digelar pada Jumat pagi (13/6) ini berlangsung di area biomassa dan melibatkan secara langsung seluruh jajaran Direksi serta Vice President perusahaan. Tak hanya internal perusahaan, SMBR juga mengajak para kontraktor yang tergabung dalam kegiatan reklamasi untuk turut serta dalam penanaman pohon sebagai bentuk kolaborasi menjaga lingkungan secara kolektif.

Adapun jajaran Direksi yang hadir antara lain Direktur Utama Suherman Yahya, Direktur Keuangan & SDM Rahmat Hidayat, dan Direktur Operasi Taufik.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati setiap tanggal 5 Juni merupakan momentum global yang sangat penting dalam meningkatkan kesadaran dan aksi kolektif terhadap perlindungan lingkungan hidup. Tahun ini, tema peringatan yang ditetapkan adalah “Planting More Trees and Ending Plastic Pollution” atau “Tanami Lebih Banyak Tanaman dan Hentikan Polusi Plastik”.

Pohon yang ditanam dalam kegiatan ini terdiri dari jenis-jenis tanaman produktif seperti Jeruk Keprok (Citrus Reticulata), Belimbing (Averrhoa Carambola), Alpukat Aligator (Persea Americana) dan Jambu Biji (Psidium Guajava). Tanaman ini dipilih karena berpotensi memberikan manfaat ekologis sekaligus ekonomi bagi lingkungan sekitar.

Dalam sambutannya, Suherman Yahya menyampaikan bahwa momentum ini harus menjadi refleksi bersama untuk terus berkontribusi dalam menjaga bumi. “Penanaman pohon ini menjadi langkah menanamkan komitmen dalam diri kita masing-masing untuk mencintai lingkungan. Kita ingin tetap menghasilkan produk yang efisien dan berkualitas, yang tentunya juga berdampak pada pencapaian kinerja terbaik bagi kita semua,” ujar Suherman.

Lebih lanjut, Suherman menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam mendukung pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan.

“Kami juga berkomitmen untuk terus mendukung kebijakan pemerintah dalam pengelolaan lingkungan hidup, termasuk dalam pelaksanaan penanaman pohon dalam upaya penghijauan seperti penanaman tanaman biomassa (pohon kaliandra) yang sudah di lakukan yaitu tahap 1 berjumlah 1500 dan tahap 2 berjumlah 1200 jadi total keseluruhan yang sudah kita tanam berjumlah 2700 pohon,” jelasnya.

Selain penanaman pohon, SMBR juga menjalankan inisiatif pengurangan polusi plastik melalui Program Eco Café, sebuah gerakan kreatif bertajuk Ngopi Bayar Pakai Sampah. Program ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan terhadap banyaknya tumpukan sampah plastik di lingkungan masyarakat. Melalui program ini, masyarakat dapat menukarkan botol plastik bekas yang dikumpulkan untuk ditukar dengan secangkir kopi.

Eco Café merupakan hasil kolaborasi dengan UMKM binaan Semen Baturaja yang berbasis di Baturaja, yaitu Ngopi Kuday, yang aktif dalam pemberdayaan ekonomi lokal. Sejak diluncurkan pada tahun 2023, program ini telah berhasil membangun kesadaran masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan. Pada tahun 2024, total botol plastik yang berhasil dikumpulkan melalui program ini mencapai 758,5 kilogram.

“Semen Baturaja menjadi pelopor pertama Program Eco Café di Kabupaten OKU, kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa menjaga lingkungan bisa dimulai dari hal sederhana. Menukar botol plastik dengan kopi bukan hanya simbol gerakan hijau, tapi juga upaya nyata membentuk budaya baru yang peduli terhadap pengurangan sampah plastik di masyarakat,” ungkap Suherman.

Melalui berbagai kegiatan tersebut, Semen Baturaja menegaskan bahwa komitmen terhadap kelestarian lingkungan tidak hanya diwujudkan melalui upaya internal perusahaan, tetapi juga melalui inisiatif kolaboratif yang mendukung terciptanya keberlanjutan jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat. (*)

JAKARTA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), kembali membuktikan komitmennya dalam menjalankan praktik tanggung jawab sosial yang terintegrasi dan berkelanjutan dengan meraih dua penghargaan pada ajang TOP CSR Awards 2025 yang diselenggarakan oleh Majalah TopBusiness.

SMBR berhasil meraih TOP CSR Awards 2025 #Star 4 serta TOP Leader on CSR Commitment 2025 yang dianugerahkan kepada Direktur Utama SMBR, Suherman Yahya. Kedua penghargaan tersebut diterima oleh Manager of General Affairs SMBR Perwakilan Jakarta, Rena Nur Kumalasari, yang hadir mewakili Direktur Utama dalam acara penganugerahan yang berlangsung di Dian Ballroom – Hotel Raffles Jakarta, Ciputra World, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Rabu (11/6).

Penghargaan TOP Leader on CSR Commitment menjadi bentuk apresiasi atas kepemimpinan dan dedikasi Suherman Yahya dalam mendorong implementasi program CSR yang menyatu dengan strategi pertumbuhan bisnis berkelanjutan.

“Penghargaan ini merupakan wujud nyata dari seluruh insan SMBR dalam menjalankan CSR yang tidak hanya bersifat simbolik, tetapi menjadi bagian dari strategi pertumbuhan berkelanjutan yang berdampak nyata bagi masyarakat,” ujar Suherman.

Capaian ini sekaligus memperkuat konsistensi SMBR dalam pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan. Pada ajang yang sama tahun lalu, SMBR juga meraih penghargaan serupa, yang menandakan keberlanjutan dan peningkatan kualitas program CSR dari tahun ke tahun.

Dengan tema “CSR for Sustainable Business Growth and Asta Cita Government Programs”, ajang ini diikuti oleh lebih dari 400 peserta dari berbagai perusahaan nasional. Penilaian didasarkan pada keselarasan program CSR terhadap strategi bisnis berkelanjutan, kontribusi sosial, serta penerapan standar ISO 26000:2010 tentang Social Responsibility.

Dalam pelaksanaannya, SMBR memiliki sejumlah program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang unggul diantaranya adalah Program Eco Café – inisiatif ‘Ngopi Bayar Pakai Sampah’ yang memungkinkan masyarakat menukarkan sampah plastik untuk mendapatkan kopi, sebagai upaya edukasi dan pengelolaan sampah berbasis komunitas. Program ini bekerja sama dengan UMKM binaan SMBR yaitu Ngopi Kuday, sebagai bentuk pemberdayaan pelaku usaha lokal dalam rantai nilai keberlanjutan.

Selain itu, ada Program Economic & Education Bee Farm, yang bertujuan meningkatkan kemandirian masyarakat melalui pelatihan budidaya lebah trigona berbasis pendidikan dan ekonomi. Program ini telah berhasil dibudidayakan di Desa Laya, dan saat ini telah direplikasi ke Desa Pusar, sebagai bentuk perluasan dampak dan keberlanjutan program.

SMBR juga aktif menyalurkan berbagai bentuk bantuan sosial seperti untuk penyandang disabilitas, pengentasan kemiskinan di Sumatera Selatan, dukungan kesehatan, pembangunan infrastruktur, hingga penguatan nilai toleransi antarumat beragama.

Seluruh program ini selaras dengan Asta Cita Nomor 8, yang mendorong terciptanya kehidupan harmonis dengan lingkungan, alam, dan budaya serta memperkuat toleransi untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur.

“Ke depan, SMBR akan terus memperluas cakupan dan kualitas program CSR agar semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat, serta sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan,” tambahnya.

Keberhasilan ini menunjukkan bahwa SMBR tidak hanya berfokus pada pencapaian bisnis, tetapi juga hadir sebagai agen pembangunan yang memberi dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan. (*)

BATURAJA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menerima kunjungan Panglima Kodam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Ujang Darwis, pada Rabu (11/6). Kunjungan yang berlangsung di Gedung Utama SMBR, Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan ini merupakan bagian dari agenda silaturahmi Pangdam dengan para pemangku kepentingan di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

Kehadiran Pangdam II/Sriwijaya disambut langsung oleh jajaran Direksi SMBR, yakni Direktur Utama Suherman Yahya, Direktur Keuangan & SDM Rahmat Hidaya, serta Direktur Operasi Taufik Ibrahim.

Dalam sambutannya, Mayjen TNI Ujang Darwis menegaskan pentingnya sinergi antara TNI dan stakeholder strategis, termasuk perusahaan Semen Baturaja, dalam mendukung pembangunan daerah serta menjaga keamanan objek vital nasional.

“Kerja sama antara TNI dan Semen Baturaja terus ditingkatkan lagi demi mendukung pembangunan daerah serta menjamin keamanan operasional perusahaan sebagai objek vital nasional,” ujar Mayjen TNI Ujang Darwis.

Sebagai bagian dari kunjungan, Mayjen TNI Ujang Darwis bersama dengan Direksi SMBR melakukan penanaman pohon Kelengkeng (Dimocarpus longan) di area Gedung Utama SMBR. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada bulan Juni, sekaligus sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Direktur Utama SMBR, Suherman Yahya menyampaikan apresiasi atas kunjungan Pangdam II/Sriwijaya dan partisipasinya dalam kegiatan pelestarian lingkungan.

“Atas nama keluarga besar Semen Baturaja, kami menyampaikan rasa hormat dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kehadiran Bapak Pangdam II/Sriwijaya dan rombongan. Kunjungan ini merupakan kehormatan bagi kami, sekaligus menjadi momentum penting untuk mempererat sinergi antara institusi militer dan dunia industri dalam semangat membangun negeri dan menjaga keberlanjutan lingkungan,” ujar Suherman.

Suherman juga menambahkan bahwa pihaknya merasa bangga karena dalam rangkaian kunjungan tersebut turut dilaksanakan kegiatan penanaman pohon di lingkungan perusahaan, yang bertepatan dengan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025. “Kegiatan ini bukan hanya simbolik, melainkan juga cerminan dari komitmen bersama antara TNI dan Semen Baturaja dalam menjaga kelestarian alam dan memperkuat nilai-nilai keberlanjutan,” tambahnya.

Kegiatan sebagai wujud nyata kolaborasi antara Semen Baturaja dan TNI dalam membangun daerah secara berkelanjutan serta menjaga stabilaitas dan kelestarian lingkungan. (*)

BATURAJA – Menyambut Hari Raya Iduladha 1446 H, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), menyalurkan bantuan 13 ekor sapi kurban senilai total Rp315 juta ke tiga wilayah operasional perusahaan, yakni Baturaja, Palembang, dan Lampung.

Penyaluran hewan kurban ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) SMBR yang rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk komitmen perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Distribusi bantuan dilakukan secara bertahap. Di Lampung, penyaluran dilaksanakan pada 4 Juni 2025, sedangkan di Palembang dan Baturaja dilakukan pada 5 Juni 2025. Khusus wilayah Baturaja, kegiatan dipusatkan di Gedung Utama SMBR, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

Di Baturaja, bantuan sapi disalurkan kepada masyarakat di ring 1 sekitar operasional SMBR, mencakup enam kelurahan diantaranya Sukajadi, Air Gading, Talang Jawa, Tanjung Agung, Saung Naga, dan Batu Kuning. Selain itu, dua desa turut menerima bantuan, yaitu Desa Laya dan Desa Pusar. SMBR juga menyalurkan masing-masing satu ekor sapi kepada Pemerintah Daerah OKU dan Masjid As-Sulthon KPR TGI Baturaja.

Di Palembang, distribusi bantuan difokuskan kepada masyarakat ring 1 di sekitar Kantor SMBR Palembang, Kertapati. Sementara di Lampung, hewan kurban diserahkan kepada warga dua kelurahan di area operasional SMBR Panjang, yaitu Way Lunik dan Pidada.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada pejabat, lurah, dan kepala desa setempat. Selanjutnya, masing-masing hewan kurban akan didistribusikan kepada masyarakat penerima oleh aparat wilayah masing-masing.

Vice President of Corporate Secretary SMBR, Hari Liandu, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata kepedulian perusahaan dalam menjalin hubungan baik dengan masyarakat.

“Iduladha bukan hanya tentang ibadah, tetapi juga tentang berbagi dan mempererat silaturahmi. Melalui penyaluran hewan kurban ini, kami berharap manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat dan memperkuat hubungan yang harmonis antara SMBR dan lingkungan sekitar,” ujar Hari.

Hal senada juga disampaikan oleh Senior Manager of Corporate Social Responsibility (CSR) SMBR, Teguh Prawito.

“Alhamdulillah, tahun ini kami kembali dapat menyalurkan bantuan hewan kurban kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional. Semoga membawa keberkahan dan manfaat yang luas,” ungkap Teguh.

Apresiasi turut disampaikan oleh Lurah Saung Naga, M Reza Nurahman, yang mewakili penerima bantuan di Baturaja.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT Semen Baturaja yang telah memberikan satu ekor sapi. Semoga kontribusi ini terus berlanjut dan memberi manfaat bagi warga kami,” ucap Reza.

SMBR terus berkomitmen untuk tumbuh bersama masyarakat serta menciptakan dampak sosial yang positif melalui berbagai program TJSL secara berkelanjutan. (*)

BATURAJA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR/Perseroan) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2024 di The East Tower Mega Kuningan, Jakarta pada Selasa (27/5).

Dalam RUPST ini, Perseroan menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp25,85 miliar atau setara dengan 20% dari laba bersih konsolidasian yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk  tahun buku 2024 sebesar Rp129,25 miliar. Dengan demikian, setiap pemegang saham akan menerima dividen sebesar Rp2,60264 per saham, sementara 80% dari laba bersih atau Rp103,4 miliar dialokasikan sebagai laba ditahan.

Direktur Utama SMBR Suherman Yahya mangatakan bahwa pembagian dividen ini merupakan bentuk apresiasi terhadap pemegang saham serta mencerminkan fundamental perusahaan yang solid.

“Pembagian dividen ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan nilai tambah kepada para pemegang saham, sekaligus cerminan kinerja positif dan fundamental perseroan yang terus menguat. Kami optimistis, dengan strategi yang tepat dan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, kinerja perusahaan akan terus bertumbuh secara berkelanjutan,” katanya.

SMBR tercatat konsisten membagikan dividen tunai selama tiga tahun terakhir, dengan total nilai dividen yang terus meningkat seiring pertumbuhan laba bersih yang stabil. Hal ini mencerminkan keberhasilan perusahaan dalam menjaga kinerja operasional dan keuangan secara berkelanjutan.

Sepanjang tahun 2024, Perseroan mencatatkan kinerja yang solid di tengah terkoreksinya industri semen domestik. Pendapatan meningkat 2,5% menjadi Rp2,09 triliun dibandingkan Rp2,04 triliun pada tahun sebelumnya. Volume penjualan semen juga tumbuh 3,43%, dari 2,16 juta ton menjadi 2,23 juta ton. Laba bersih tahun 2024 tercatat sebesar Rp129,25 miliar, naik 6,32% dibandingkan tahun 2023.

“Di tengah kondisi pasar domestik yang menantang, kami berhasil menjaga tren pertumbuhan positif melalui efisiensi operasional melalui program SMBRGO45, peningkatan pendapatan lewat diversifikasi produk seperti limestone dan white clay, penguatan sistem manajemen talenta untuk SDM unggul, dan peningkatan tata kelola perusahaan. Langkah-langkah ini mendorong profitabilitas sekaligus memperkuat daya saing SMBR di pasar regional serta aspek keberlanjutan,” ujarnya.

Capaian ini tidak terlepas dari sinergi yang terbangun melalui integrasi SMBR dengan SIG sebagai induk usaha, serta fokus Perseroan dalam mengembangkan sumber pendapatan baru yang adaptif terhadap tantangan industri ke depan.

Selain penetapan dividen, RUPST juga menyetujui Perubahan Pengurus Perseroan. Posisi Komisaris Utama yang sebelumnya dijabat oleh Alex Iskandar Munaf digantikan oleh Inosentius Samsul, yang sebelumnya menjabat sebagai Komisaris. Sementara itu, Hadi Daryanto yang sebelumnya Komisaris digantikan oleh Dzulfikar Ahmad dan mengangkat Feryzal Adam sebagai Komisaris Independen.

Pada jajaran direksi, Muhammad Syafitri yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Operasi digantikan oleh Taufik Ibrahim, sebelumnya menjabat sebagai Vice President of Operation SMBR. Selain itu, adapun perubahan nomenklatur jabatan Direktur (Fungsi Keuangan & SDM) diubah menjadi Direktur Keuangan & SDM.

Dengan demikian, susunan pengurus Perseroan berdasarkan keputusan RUPST Tahun Buku 2024 adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris

  • Komisaris Utama: Inosentius Samsul
  • Komisaris: Dzulfikar Ahmad
  • Komisaris Independen: Feryzal Adham
  • Komisaris Independen: Chowadja Sanova

Direksi

  • Direktur Utama: Suherman Yahya
  • Direktur Operasi: Taufik Ibrahim
  • Direktur Keuangan & SDM: Rahmat Hidayat

Selain dua hal diatas, RUPST juga menyetujui Keputusan yang lain diantaranya :

Menyetujui Laporan Tahunan dan Pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan Tahun Buku 2024, termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Tahun Buku 2024, serta Pengesahan Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK) Tahun Buku 2024 sekaligus pemberian pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas Tindakan pengurusan dan pengawasan yang telah dijalankan selama Tahun Buku 2024.

Penetapan penggunaan Laba Bersih Perseroan, termasuk pembagian Dividen untuk Tahun Buku 2024. Penetapan Gaji/Honorarium berikut Fasilitas dan Tunjangan untuk Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan Tahun Buku 2025, serta Tantiem/Insentif Kinerja/Insentif Khusus untuk Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan atas Kinerja Tahun Buku 2024.

Penunjukan Kantor Akuntan Publik untuk mengaudit Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan Tahun Buku 2025 dan Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro Kecil Tahun Buku 2025. (*)