BATURAJA – Pada momentum Bulan Keselamatan Kerja dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2024, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR), anak usaha dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), menyelenggarakan Safety Observation Tour (SOT) di Pabrik Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan, pada Senin (22/1).

Kegiatan ini diikuti oleh karyawan/ti, termasuk Direksi SMBR yang turut berpartisipasi antara lain Direktur Utama Suherman Yahya, Direktur Operasi Muhammad Syafitri, dan Direktur (Fungsi Keuangan & SDM) Rahmat Hidayat.

Direktur Utama SMBR, Suherman Yahya, menjelaskan bahwa tujuan dari kegiatan SOT ini adalah untuk mengajak peserta secara aktif mengidentifikasi potensi risiko dan memberikan rekomendasi perbaikan guna meningkatkan kondisi keselamatan di lingkungan kerja. Hasil identifikasi ini nantinya diunggah melalui aplikasi SHE SIG untuk pelaporan K3.

Suherman Yahya menekankan bahwa efektivitas program-program perusahaan tidak dapat tercapai tanpa pengawasan langsung di lapangan. Oleh karena itu, peningkatan observasi terhadap tindakan dan kondisi berpotensi berbahaya perlu ditingkatkan.

“Keselamatan dan Kesehatan Kerja adalah prioritas utama bagi SMBR. Melalui kegiatan SOT ini, kami ingin memastikan bahwa kesadaran K3 tidak hanya sebatas kebijakan formal, tetapi juga menjadi budaya yang diterapkan oleh setiap individu di perusahaan,” ujar Suherman.

Direktur Operasi SMBR, Muhammad Syafitri menambahkan SOT ini bukan hanya sekadar kegiatan rutin, namun juga sebagai bentuk nyata dari SMBR untuk terus meningkatkan kualitas lingkungan kerja demi keberlanjutan operasional perusahaan. Dengan melibatkan seluruh pihak terkait, diharapkan dapat tercipta lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif.

“Tentu saja tujuan akhir dari SOT ini agar seluruh kegiatan operasional di perusahaan berjalan dengan lancar dan aman serta terhindar dari kecelakaan kerja,” terangnya. (*)

PALEMBANG  – Dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2024, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) menggelar aksi Donor Darah yang diadakan secara serentak di tiga lokasi site SMBR yaitu Palembang, Baturaja, dan Panjang pada Jumat (19/1).

Vice President of Corporate Secretary SMBR, Basthony Santri menjelaskan aksi donor darah ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Bulan K3 Nasional yang setiap tahunnya dilaksanakan. Kegiatan donor darah ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap kebutuhan stok darah di PMI setempat

“Aksi kemanusiaan yang diikuti oleh Karyawan/ti, Anak Usaha serta Afiliasi ini telah menghasilkan 123 kantong darah dari seluruh site SMBR yang terdiri dari 52 kantong darah dari Baturaja, 40 kantong darah di Palembang, dan 31 kantong darah di Panjang,” kata Basthony. 

Sementara itu, Senior Manager of Health, Safety, & Environment SMBR, Meriadi mengatakan donor darah selain membantu sesama manusia yang membutuhkan tetapi juga memberikan manfaat bagi kesehatan.

“Donor darah bukan hanya memberikan manfaat bagi penerima darah, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap kesehatan pendonor sendiri seperti menjaga kesehatan jantung, meningkatkan produksi sel darah merah dan lain sebagainya,” katanya.

Salah satu karyawan SMBR yang ikut serta, Dwitya Ariesta, mengungkapkan bahwa ia rutin mengajak suaminya untuk berpartisipasi dalam kegiatan donor darah.

“Saya bersama suami cukup rutin melakukan donor darah karena setelah donor darah, badan terasa sehat dan segar apalagi ini adalah donor darah pertama ditahun ini. Kami juga merasa bahagia dapat memberikan kontribusi positif untuk membantu sesama,” ucap Dwi.

Selain itu, SMBR juga di Anugerahi oleh PMI Kota Palembang “Piagam Penghargaan Periode Tahun 2024” sebagai apresiasi atas Partisipasinya dalam Kegiatan Sosial Donor Darah untuk Kepentingan Kemanusiaan”. (*)

PALEMBANG – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) kembali menggelar Bulan Keselematan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional. Bulan K3 Nasional diperingati setiap tahunnya, dimulai dari tanggal 12 Januari hingga 12 Februari,dengan tujuan utama untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap norma K3 di lingkungan pekerjaan.

Tema yang diusung pada Bulan K3 Nasional tahun ini adalah “Budayakan K3, Sehat dan Selamat dalam Bekerja Terjaga Keberlangsungan Usaha.” Sama seperti tahun sebelumnya, pelaksanaan Bulan K3 Nasional ini diawali dengan Apel yang dilaksanakan secara serempak di 3 Lokasi Site SMBR yaitu Palembang, Panjang dan Baturaja pada Rabu (17/1) yang diikuti oleh seluruh Karyawan/ti SMBR setiap site.

Selain Apel, SMBR juga menggelar berbagai kegiatan K3 diantaranya Nonton Bareng (Nobar) Opening Bulan K3 Nasional by SIG, Lomba Ruang Kerja dengan Kelengkapan Safety Terbaik, Webinar K3, Kegiatan Donor Darah, Lomba Video Safety Contact/ Safety Pause,  Lomba Catch The Safety Moment, Lomba Poster K3, Lomba Rangking 1, Lomba 30 Day’s Lose Weight Challenge.

Tak hanya itu, SMBR memberikan apresiasi kepada 6 personil Pemadam Kebakaran yang telah berdedikasi dalam membantu menjaga keselamatan dan keamanan dalam memadamkan api di lingkungan perusahaan dan kawasan masyarakat sekitarnya.

Direktur Operasi SMBR, Muhammad Syafitri dalam pidato pembukaan Apel Bulan K3 Nasional di Baturaja menyampaikan implementasi K3 merupakan tanggung jawab bersama perlu peran aktif seluruh pihak.

“Jangan biarkan terjadi kejadian fatal atau kecelakaan kerja sekecil apapun. Lakukan Safety Talk setiap hari untuk mengingatkan pekerja tentang risiko dan bahaya di area kerja. Dengan upaya-upaya seperti itu, semua orang menjadi sadar akan pentingnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan pekerjaan. Ingatlah, K3 adalah tanggung jawab kita bersama !,” katanya.

Selain itu, Direktur Utama SMBR, Suherman Yahya menambahkan peringatan bulan K3 ini menjadi momentum mengingatkan akan pentingnya K3, guna terciptanya tempat kerja, yang aman, efisien dan produktif.

“Kami mengajak dan mendorong seluruh insan Semen Baturaja untuk menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) secara konsisten dan harus diikuti bersama, demi terwujudnya peningkatan produktivitas kerja,” ungkapnya. (*)

PALEMBANG – Terus mengedepankan industri hijau, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berhasil mengantongi sertifikat Green Label Indonesia dengan Predikat Gold dari Lembaga Green Product Council Indonesia (GPCI).

Green Label Indonesia adalah sertifikasi produk hijau dan ramah lingkungan yang secara resmi dikeluarkan oleh GCPI. sertifikasi ini diharapkan dapat mengurangi dampak negatif lingkungan yang ditimbulkan sebuah produk.

Produk SMBR berhasil mendapatkan predikat Gold dengan memperoleh lebih dari 85 persen kriteria penilaian yang ditentukan GPCI. Sertifikat ini diraih oleh dua produk SMBR yaitu Portland Composite Cement (PCC) untuk Kemasan dan Ezpro untuk PCC Semen Curah.

Vice President of Corporate Secretary SMBR, Basthony Santri menuturkan Sertifikat Green Label Indonesia merupakan wujud dari komitmen SMBR untuk selalu menghadirkan produk semen berkualitas dan ramah lingkungan dalam menunjang pembangunan di Indonesia yang sejalan dengan visi perusahaan. Dengan raihan sertifikat ini semen produksi SMBR dinilai sebagai produk ramah lingkungan.

“Sertifikat Green Label ini menjadi keunggulan SMBR dalam meningkatkan reputasi perusahaan yang bertanggung jawab dalam memberikan produk yang ramah lingkungan dan solusi berkelanjutan bagi para pelanggan,” ungkapnya.

Berdasarkan kriteria penilaian, SMBR dinilai baik dalam pemantauan kualitas produk dan pengelolaan limbah yang telah dilakukan dengan konsisten dan juga terbukti memiliki fasilitas yang baik untuk proses produksi, pengujian produk, pengelolaan limbah, dan pemantauan emisi.

Sertifikat Green Label ini merupakan bagian dari strategi SMBR untuk mewujudkan prinsip berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) yang telah menjadi komitmen SMBR dalam menjaga kelestarian lingkungan. (*)

BATURAJA Menandai berakhirnya tahun 2023, sejumlah prestasi dan penghargaan telah dicapai sebagai hasil dari kinerja positif perusahaan. Sebagai ungkapan rasa syukur, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menggelar acara seremonial pengiriman semen terakhir tahun 2023 dan pengiriman semen perdana tahun 2024 dengan tema “Together For Better”. Acara ini dilaksanakan di  Aula Wisma Ganesha Pabrik Baturaja, Kapubaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan pada (31/12).

Acara tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran Direksi SMBR, diantaranya Direktur Utama Suherman Yahya, Direktur Operasi Muhammad Syafitri dan Direktur (Fungsi Keuangan & SDM) Rahmat Hidayat serta diikuti oleh seluruh karyawan/ti SMBR di site Baturaja.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud pencapaian kinerja akhir tahun dan refleksi dari kinerja operasional sepanjang tahun 2023.

Dalam sambutannya Direktur Utama SMBR, Suherman Yahya menyampaikan rasa bangga dengan pencapaian yang luar biasa selama tahun 2023. “Pencapaian ini tak lepas dari kerjasama dan kekompakan seluruh insan SMBR yang memberikan kontribusi terbaik untuk perusahaan. Ditahun 2024, kami akan terus meningkatkan kinerja, memperbaiki proses bisnis, dan melestarikan lingkungan dengan berpedoman pada proses bisnis yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Selain dari kegiatan tersebut, SMBR juga menyelenggarakan One Day Sport yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran karyawan untuk menerapkan hidup sehat lewat olahraga, acara ini dilaksanakan di SMBR Sport Center di Baturaja.

Tak hanya itu, SMBR juga menyelenggarakan acara pembacaan ayat suci Al-Quran, Tausiyah, dan Doa Bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas pencapaian tahun ini dan doa serta harapan untuk tahun yang akan datang.

Ia menambahkan seluruh Insan SMBR diharapkan terus semangat untuk menghadapi tantangan pada tahun 2024 dan meningkatkan kinerja dalam seluruh proses bisnis. “Mari kita tingkatkan sinergi dan kolaborasi untuk mencapai tujuan bersama dengan lebih baik kedepannya “Together For Better,” tutup Suherman. (*)

JAKARTA – Dipenghujung tahun 2023, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berhasil meraih kembali penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) Peringkat Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia.

Penghargaan PROPER ini diterima langsung oleh Direktur Utama SMBR Suherman Yahya di Hotel Bidakara, Jakarta pada (20/12) dalam acara Anugerah Lingkungan PROPER dan Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah.

Penghargaan PROPER Hijau diberikan kepada perusahaan yang telah melakukan pengelolaan lingkungan melalui pelaksanaan sistem pengelolaan lingkungan, memanfaatkan sumber daya secara efisien dan melaksanakan tanggung jawab sosial dengan baik.

Suherman Yahya menilai keberhasilan ini membuktikan komitmen SMBR terhadap praktik bisnis berkelanjutan yang telah dijalankan. Selaras dengan visi perusahaan Menjadi Green Cement Based Building Material Company  terdepan di Indonesia serta mendukung penerapan prinsip Environment, Social & Governance (ESG) dan Sustainable Development Goals (SDGs) yang diterapkan oleh perusahaan.

“Pencapaian SMBR memperoleh PROPER Hijau merupakan bukti bahwa perusahaan telah melampaui persyaratan (beyond compliance) yang mencakup penerapan sistem manajemen lingkungan, upaya efisiensi energi, upaya penurunan emisi, pemanfaatan sumber daya secara efisien melalui upaya 4R (Reduce, Reuse, Recycle dan Recovery), serta pengelolaan limbah B3 dan non B3,” ungkap Suherman.

Wujud dari komitmen ini adalah keberhasilan SMBR melalui program inovasi berkelanjutan yang telah dijalankan, diantaranya Program Efisiensi Energi melalui Program efisiensi energi proses penggilingan semen dengan penambahan Cement Grinding Aid (CGA) sebagai penurunan indeks terak, inovasi ini berhasil menurunkan energi sebesar 222.630,67 GJ.

Selanjutnya Program Penurunan Emisi yang berhasil menurunkan emisi sebesar 20.441,60 Ton CO2 eq melalui Program penambahan CGA dalam proses penggilangan semen. Terakhir Program Efisiensi Air melalui program pemanfaatan air backwash, inovasi ini mampu menurunkan beban pencemaran air sebesar 36.394,5 m3.

Suherman mengucapkan rasa bangga kepada seluruh insan SMBR. “Terima kasih atas kerja keras seluruh insan SMBR yang telah mendukung dan memberikan kontribusi yang terbaik. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus meningkatkan praktik dan komitmen terhadap lingkungan dalam upaya mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan,” ucapnya. (*)

PALEMBANG – Rumah BUMN Baturaja merupakan wadah berkumpulnya pelaku UMK untuk belajar bersama dan menciptakan produk kreatif dan berkualitas. Rumah BUMN Baturaja yang dikelola PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berhasil mengantongi sertifikat halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) untuk 49 Usaha Mikro dan Kecil (UMK) mitra binaannya.

Proses perolehan sertifikasi halal ini, Rumah BUMN Baturaja bekerjasama dengan Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, yang bertugas mendampingi mitra binaan UMK dalam pengurusan sertifikasi halal serta melakukan vertifikasi dan validasi pengajuan sertifikasi halal dari UMKM.

Vice President of Corporate Secretary SMBR, Basthony Santri mengatakan bahwa dengan adanya sertifikasi halal ini, mitra binaan akan menjadi lebih percaya diri dan meningkatkan peluang baru untuk memasarkan produknya ke pasar yang lebih luas dan semakin memperkuat Rumah BUMN Baturaja dalam memasarkan layanan ritel terbaik dan jaminan kepada pelanggan dalam membeli segala produk yang ada di mitra binaan mereka.

“Pada tahun 2022, Rumah BUMN Baturaja telah berhasil melakukan sertifikasi halal sebanyak 27 mitra binaan. Untuk tahun 2023, per desember ini kami berhasil melakukan sertifikasi sebanyak 22 mitra binaan. Jadi hingga saat ini sudah ada 49 mitra binaan yang telah mengantongi sertifikat halal. Program pendampingan sertifikasi halal ini akan terus kami lakukan sehingga seluruh produk mitra binaan mengantongi sertifikat halal,” kata Basthony.

Tumini, pemilik usaha cemilan Keripik Macho, yang merupakan salah satu mitra binaan Rumah BUMN Baturaja, mengungkapkan rasa syukurnya terhadap program sertifikasi halal yang diterapkan. “Saya sangat terbantu dengan adanya sertifikat halal ini. Karena dengan mengantongi sertifikat ini, meningkatkan kualitas dan daya saing produk saya, apalagi membuka peluang untuk mengenalkan produk Keripik Macho ke pasar yang lebih luas lagi,” ungkapnya.

Senior Manager of Corporate Social Responsibility (CSR) SMBR Gili Aprial Braja menambahkan SMBR melalui Rumah BUMN Baturaja berkomitmen akan terus memprogramkan mitra binaannya untuk naik kelas dengan mendapatkan sertifkat halal. Secara berkala dan bertahap kegiatan ini akan terus ditingkatkan sehingga semua mitra binaan memiliki sertifikat halal.

“Hal itu sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan Sustainable Development Goals (SDGs) dan Environmental Social Governance (ESG) yang diterapkan oleh SMBR, salah satunya di Rumah BUMN Baturaja yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan perekonomian para pelaku usaha,” pungkas Gili. (*)

PALEMBANG – Dalam upaya terus mendorong kiprah dan peran perempuan dalam kegiatan operasional PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) dianugerahi penghargaan Kategori Perusahaan Pembina Terbaik Tenaga Kerja Perempuan oleh Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Apresiasi itu diwujudkan dalam bentuk piagam penghargan yang diberikan langsung oleh PJ Gubernur Sumsel Agus Fatoni kepada Vice President of Corporate Secretary SMBR Bashtony Santri di Hotel Arya Duta, Kota Palembang, Sumatera Selatan pada Kamis (14/12) pada acara puncak peringatan Hari Ibu ke- 95 Tahun 2023.

Sementara itu, PJ Gubernur Sumsel Agus Fatoni katakan peringatan hari ibu merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi terhadap perjuangan perempuan Indonesia dari masa ke masa.

“Tema peringatan hari ibu ini, mengandung makna bahwa sesungguhnya perempuan harus berdaya berkemampuan dan berkapasitas agar dapat memberdayakan keluarga sehingga dapat menjadi motivasi bagi lingkungannya,” ujarnya.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi dan komitmen SMBR dalam menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, mendukung pengembangan potensi tenaga kerja perempuan.

VP of Corporate Secretary SMBR Basthony Santri mengungkapkan bahwa komitmen dari SMBR mencerminkan dukungan yang kuat terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam mencapai tujuan kelima terkait Kesetaraan Gender.

Saat ini SMBR telah memiliki 148 karyawan perempuan yang bekerja di seluruh wilayah operasional. Berdasarkan jumlah talent perempuan di perusahaan komposisinya sebesar 16,5 persen berdasarkan Laporan Tahunan SMBR Tahun 2022.

SMBR memastikan bahwa lingkungan kerja yang sehat dan kondusif untuk mendorong perkembangan optimal bagi talenta terbaik tanpa memandang perbedaan gender serta mencegah adanya diskriminasi. Hal ini juga selaras dengan nilai utama BUMN yaitu AKHLAK.

“Dalam mendukung hal itu, SMBR turut memberikan dukungan melalui fasilitas-fasilitas yang mempertimbangkan kebutuhan khusus karyawan perempuan. Ini mencakup pemberian cuti melahirkan, ketersediaan ruang laktasi, dispensasi untuk urusan haid, serta upaya fasilitasi bagi pekerja perempuan yang menjalankan peran ganda sebagai ibu dan karyawan,” kata Basthony. (*)

PALEMBANG – Menjelang akhir tahun 2023, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) meraih hasil yang membanggakan dengan mendapat 7 penghargaan pada ajang bergengsi tingkat nasional yaitu Temu Karya Mutu & Produktivitas Nasional (TKMPN) XXVII 2023 yang digelar di The Alana Yogyakarta Hotel & Convention Center pada 27 – 30 November 2023.

Tim Inovasi SMBR berhasil memperoleh 7 penghargaan diantaranya 1 Platinum, 4 Gold dan 2 Silver pada ajang tersebut.

Kegiatan TKMPN XXVI ini adalah ajang berbagi pengalaman (Best Practice) dan kompetisi bagi para inovator yang bekerjasama dengan Asosiasi Manajemen Mutu dan Produktifitas Indonesia (AMMPI) dan didukung oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI dan Kementerian Perindustrian RI.

Tahun 2023, ajang inovasi Nasional terbesar tersebut diikuti lebih dari 2174 peserta dari 182 perusahaan besar di Indonesia yang terbagi dalam 562 tim dalam kategori Nasional di bidang manajemen mutu dan produktivitas kerja. TKMPN sangat bermanfaat untuk mendapatkan inspirasi inovasi dan pengelolaan sistem manajemen mutu terkini dalam membangun quality & productivity culture.

Direktur Utama SMBR Suherman Yahya menyampaikan rasa syukur dan bangga atas penghargaan yang didapat oleh Tim Inovasi SMBR. “Keberhasilan ini merupakan wujud komitmen SMBR dalam membangun inovasi berkelanjutan. Hasil kerja keras dari tim inovasi yang selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk kemajuan perusahaan,” ujarnya.

Tambah Suherman, setiap tahunnya SMBR rutin menggelar kompetisi inovasi yang diikuti oleh Insan SMBR yaitu SMBR Innovation Award, event ini digelar untuk mendorong para insan SMBR untuk mencurahkan ide, inovasi dan gagasan untuk keberlanjutan perusahaan.

“Bagi tim inovasi yang berhasil mendapatkan nilai tertinggi diajang tersebut, maka tim tersebut akan kita kirimkan ke ajang tingkat nasional hingga ke tingkat internasional,” kata Suherman.   

Sementara itu, Senior Manager of Total Productive Maintenance (TPM) SMBR Taufiqurrahman mengatakan pada ajang ini SMBR mengirimkan 7 tim inovasi. “Alhamdulliah puji syukur seluruh tim yang kita boyong ke ajang TKPMN berhasil mendapatkan penghargaan,” ungkapnya.

Peringkat Platinum diraih oleh Tim Switcher dari kategori Teknologi & Proses Produksi, lalu peringkat Gold dari Tim Gurita dari kategori 5R, Breaker dan Beeyond Mining dari kategori Gugus Kendali Mutu, kemudian D’JAK 3 dari kategori Manajemen. Selanjutnya peringkat Silver dari Tim Leogo dari kategori Produk & Bahan Baku dan Si Nebeng dari kategori Sistem Saran.

Peserta TKMPN Gusmau Rado Pratama mewakili dari Tim Switcher yang berhasil membawa pulang penghargaan platinum, mengucapkan terima kasih kepada seluruh insan SMBR yang telah memberikan dukungan penuh kepada tim inovasi.

“Pencapaian ini merupakan hasil dari seluruh pihak yang telah mendukung mulai dari manajemen dan tim. Semoga keberhasilan yang kami raih ini dapat menjadi motivasi dan gagasan untuk kami untuk terus berinovasi bagi keberlanjutan SMBR kedepannya,” tegasnya. (*)

PALEMBANG – Dalam upaya memperkuat kolaborasi dan membangun hubungan bisnis antar perusahaan. Pada Senin (27/11) PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), Manajemen SMBR melakukan silaturahmi dengan PT Pupuk Sriwidjaja (PUSRI) dalam rangka memperkuat jalinan bisnis antar kedua perusahaan.

Silaturahmi yang berlangsung antara SMBR dan PUSRI ini bertujuan untuk memperkuat jalinan bisnis white clay sebagai bahan baku pupuk NPK yang telah terjalin dari tahun 2019. Bisnis ini memiliki potensi besar, yang akan memberikan manfaat signifikan bagi kedua belah pihak.

Bertempat di Wisma Melati Komplek PUSRI, Kota Palembang, Sumatera Selatan. Pertemuan dihadiri oleh Direktur Utama SMBR Suherman Yahya didampingi oleh staff dan disambut hangat oleh Direksi PUSRI diantaranya Direktur Utama Daconi Khotob dan Direktur Operasi & Produksi Filius Yuliandi beserta staff. Daconi Khotob yang menduduki jabatan Direktur Utama PUSRI saat ini, sebelumnya menjabat menjadi Direktur Utama SMBR.

Suherman Yahya mengatakan kolaborasi yang telah terjalin dengan PUSRI selama ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan daya saing dan memberikan nilai tambah antar kedua perusahaan terutama dibisnis bahan baku white clay.

“Pada tahun ini SMBR berhasil mendapatkan hak paten dari KemenhumHAM melalui ‘Proses Produksi White Clay sebagai Bahan Baku Pupuk NPK’. Karena hasil white clay yang dihasilkan oleh SMBR dinilai lebih efisien dan menghasilkan kualitas bahan baku yang terbaik,” ujar Suherman.

Sementara itu, Daconi Khotob menjelaskan kerjasama ini akan membawa sinergi yang positif. Bersama-sama untuk mencapai pencapaian yang luar biasa dan memberikan kontribusi positif untuk industri pupuk dan semen apalagi bahan baku white clay yang dihasilkan SMBR telah memiliki hak paten.

Manajemen SMBR dan PUSRI optimis bahwa kerjasama ini akan membawa manfaat yang berkelanjutan bagi kedua perusahaan dan menjadi landasan bagi inovasi di masa depan. (*)