BATURAJA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR), anak usaha dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Bersama Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ulu (Kejari OKU) menyepakati perjanjian Kerjasama tentang penanganan masalah hukum pada Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun).

Penandatangan kesepatan Kerjasama atau Memorandum of Understanding (MoU) antara kedua pihak ini berlangsung di Aula Wisma Ganesha, Baturaja, Kapubaten OKU, Sumatera Selatan pada Selasa (30/7). Kesepakatan dilakukan oleh Direktur (Fungsi Keuangan & SDM) SMBR Rahmat Hidayat dan Kepala Kejari OKU Choirun Parapat.

Selain itu, acara dihadiri juga oleh Direktur Operasi SMBR Muhammad Syafitri dan Staff serta Kasi Datun Kejari OKU Ajie Martha, Para Kasi, Kasubag serta Jaksa Pengacara Negara Pada Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ulu.

Direktur (Fungsi Keuangan & SDM) SMBR Rahmat Hidayat menerangkan kesepakatan kerja ini merupakan perpanjangan dari nota kesepakatan kerja yang sama seperti sebelumnya yang bertujuan untuk membeirkan bantuan hukum, berupa pendampingan hukum sebagai mediator/fasilitator pada permasalahan  – permasalahan hukun yang dihadapi dengan pihak lain yang menyangkut perkara – perkara perdata dan tata usaha negara.

 “Alhamdulillah hari ini Kerjasama Semen Baturaja dan Kejaksaan Negeri OKU telah terlaksana. Semen Baturaja dibawah SIG dan sudah memasuki 50 Tahun. Kami ucapkan rasa terimakasih yang sebesar – besarnya, untuk Kejari dan Tim. Dengan Kerjasama yang baik, langkah – langkah perbaikan tata kelola dan aset, Mohon bantuan dalam menata kembali sehingga target dapat tercapai dengan baik. Bersama Kejari OKU harapan kami bisa menyelesaikan target Semen Baturaja,” pungkasnya

Sementara itu, Kepala Kejari OKU Choirun Parapat menyampaikan kerjasama ini merupakan langkah awal antara kedua belah pihak untuk bersinergi dalam hal peningkatan kualitas dan pengoptimalan kinerja dan bukan hanya sebagai antisipasi, akan tetapi sebagai payung hukum jika terjadi permasalahn hukum dibidang Datun.

“Penandatangan MoU ini sebagai implementasi kerjasama yang telah dilakukan oleh Kementerian BUMN RI dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia sebagai Upaya untuk saling bersinergi dalam rangka perbaikan kinerja dalam memberikan pelayanan terbaik bagi Masyarakat dan juga membantu perbaikan tata Kelola agar lebih transparan dan akuntabel. Kami berharap lewat kerjasama ini dapat lebih meningkatkan efektivitas penyelesaian masalah hukum dibidang perdata dan tata usaha, baik di dalam maupun diluar,” ujarnya. (*)

BATURAJA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk menjadi tuan rumah acara Onsite Meeting Jajaran Direktorat Operasi SIG Group yang berlangsung dari tanggal 24 – 25 Juli 2024 bertempat di Aula Wisma Ganesha, Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan. Onsite Meeting merupakan agenda rutin yang digelar setiap tahun yang diikuti oleh seluruh anak usaha SIG dibidang industri semen atau Operating Company (Opco).

Acara yang bertema “Strengthening Teamwork to Strive the Extra Miles” ini dihadiri oleh Direktur Operasi SIG Reni Wulandari dan Direksi SMBR diantaranya Direktur Utama Suherman Yahya, Direktur (Fungsi Keuangan & SDM) Rahmat Hidayat dan Direktur Operasi Muhammad Syafitri selaku tuan rumah serta seluruh Direktur Operasi seluruh Opco.

Dalam sambutannya, Direktur Operasi SIG Reni Wulandari mengatakan bahwa kegiatan ini diselenggarakan untuk meninjau serta mengevaluasi program dan capaian dari jajaran Direktorat Operasi SIG Group. Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa target perusahaan dapat tercapai. “Kegiatan ini merupakan kesempatan penting untuk mengevaluasi kinerja operasional dan memastikan bahwa setiap target yang telah ditetapkan dapat tercapai dengan optimal,” jelasnya.

Selain itu, adapun kegiatan Safety Observation Tour (SOT) ke Pabrik Baturaja guna untuk meningkatkan kesadaran akan keselamatan, mengurangi risiko kecelakaan kerja, serta mendorong perbaikan berkelanjutan dalam aspek keselamatan di tempat kerja. Setelahnya, dilakukan penandatanganan Safety Commitment Board yang menjadi komitmen seluruh anak usaha untuk terus menjaga keselamatan kerja dan meningkatkan kualitas operasional.

kegiatan juga diisi dengan sharing session dari masing – masing Opco berupa pengalaman improvement, update teknologi pabrik semen serta pengenalan inovasi bata interlock. Diharapkan sesi ini dapat menginsiprasi dan berbagai pengalaman di satu pabrik ke pabrik yang lain.

Dalam kesempatan yang sama SMBR selaku tuan rumah, Direktur Operasi SMBR Muhammad Syafitri mengharapkan terus mempertahankan pencapaian target yang ada. “Kami berharap melalui kolaborasi yang solid dan sinergi di antara semua tim, SIG Group dapat terus mencapai dan bahkan melampaui target-target yang telah ditetapkan. Dengan komitmen bersama untuk perbaikan secara berkelanjutan,” ujarnya. (*)

BATURAJA — PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menggelar Pelatihan Tanggap Darurat Bencana yang diikuti oleh 30 peserta dari warga ring 1. Acara ini bertempat di Kantor Kelurahan Talang Jawa, Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, bertujuan sebagai upaya penanggulangan dan mitigasi bencana terutama saat terjadi kebakaran.

Pelatihan yang diadakan pada Rabu (17/7) ini melibatkan Warga Kelurahan Talang Jawa sebagai peserta. Unit of Safety, Health, & Environment SMBR bekerjasama dengan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) OKU, Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) OKU dan Rumah BUMN Baturaja. Rumah BUMN Baturaja sendiri berperan sebagai Satuan Tugas (Satgas) BUMN untuk mitigasi dan penanggulangan tanggap bencana.

Acara ini dihadiri oleh Senior Manager of Corporate Social Responsibility (CSR) SMBR Gili Aprial Braja, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD OKU Mulyadi, Penata Penanggulangan Bencana BPBD OKU Gunalfi Uniba, Kepala Bidang Pencegahan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten OKU Yatino, Personil Damkar Kabupaten OKU Andang Duwi Harmoko dan Afriadi serta Lurah Talang Jawa Paisal Reza

Gili menyampaikan pelatihan penyuluhan & pelatihan tanggap darurat penanggulangan bencana untuk warga ring 1 ini merupakan salah satu wujud komitmen Semen Baturaja dalam meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bahaya bencana. “Warga talang jawa sangat antusias mengikuti pelatihan ini, karena langsung diberikan materi edukasi menghadapi bencana dan simulasi cara memadamkan api oleh ahlinya dari Damkar OKU,” katanya.

Ia menjelaskan dalam pelatihan ini, warga mendapatkan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam menghadapi situasi darurat bencana, mulai dari cara memadamkan kebakaran menggunakan kain yang dibasahi akibat kebocoran seal gas, cara menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) hingga teknik evakuasi yang benar jika terjadi bencana.

“Pelatihan ini merupakan langkah penting dalam mitigasi dan penanggulangan bencana, khususnya saat terjadi kebakaran dan kami berharap pelatihan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi warga Talang Jawa dan sekitarnya,” jelas Gili.

Selain itu, Mulyadi mengatakan kerjasama antara BPBD OKU, Semen Baturaja, dan instansi terkait lainnya sangat penting untuk memperkuat kemampuan masyarakat dalam menghadapi bencana. “Kami mengapresiasi inisiatif ini dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Paisal juga menyampaikan hal yang serupa. “Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi warga, meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi bencana. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut,” ucapnya.

Masyarakat juga berterima Kasih kepada pihak Semen Baturaja karena sudah mengadakan kegiatan sosialisasi & Pelatihan Penanggulangan bencana di area Talang Jawa,  dengan adanya kegiatan ini menambah wawasan terhadap penanggulangan bencana.  

Sebelumnya, Semen Baturaja juga menggelar Pelatihan dan Simulasi Memadamkan Api (Fire Drill) pada Selasa (16/7) yang bertempat di Aula Wisma Ganesha untuk tenaga ahli daya dan karyawan. Inisiatif ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk mendukung upaya-upaya peningkatan tanggap bencana dan keselamatan kerja melalui berbagai program pelatihan dan sosialisasi. (*)

BATURAJA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menggelar pelatihan fire drill yang diikuti 130 karyawan serta tenaga ahli daya. Kegiatan ini berlangsung di Aula Wisma Ganesha, Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Rabu (16/7/2024), dengan tujuan melatih kesiapsiagaan dan kemampuan dalam menghadapi situasi darurat kebakaran.

Pelatihan yang melibatkan Unit of Safety, Health, & Environment SMBR bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kapubaten OKU ini dihadiri oleh Direktur Utama SMBR Suherman Yahya dan Vice President of Techincal SMBR Plant Eko David Irawan. Adapun pemateri yang diundang antara lain Kepala Bidang Pencegahan Dinas Kabupaten OKU Yatino, Personel Damkar Kapubaten OKU Andang Duwi Harmoko dan Afriadi.

Direktur Utama SMBR Suherman Yahya pada kesempatan itu menekankan pentingnya pelatihan ini sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keselamatan dan kesehatan kerja seluruh karyawan. “Keselamatan kerja adalah prioritas utama dari Semen Baturaja. Melalui pelatihan ini, kami berharap seluruh peserta dapat memahami prosedur evakuasi yang benar dan mampu menghadapi situasi darurat dengan tenang dan tepat,” ujar Suherman.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya SMBR dalam mendukung aspek Safety Promotion dan Safety Refreshment, serta memitigasi risiko bahaya di tempat kerja untuk mencapai Zero Accident. Selain itu, pelatihan ini juga merupakan salah satu upaya perusahaan dalam memenuhi Key Performance Indicator (KPI) Safety Performance, dengan target mencapai 0 (nol) untuk Number of Fire Accident (NoFA).

Yatino, perwakilan dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Ogan Komering Ulu (OKU), berbagi materi serta pengalaman ketika menangani kebakaran. “Kami sangat mengapresiasi inisiatif Semen Baturaja dalam menyelenggarakan pelatihan ini. Kesiapsiagaan dan kemampuan penanganan kebakaran yang baik sangat penting untuk meminimalisasi risiko dan dampak dari insiden kebakaran,” terang dia.

Materi pelatihan fire drill mencakup teori tentang penyebab dan pencegahan kebakaran, hingga praktik langsung penggunaan alat pemadam kebakaran dan simulasi evakuasi. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan seluruh peserta dapat lebih siap dan tanggap dalam menghadapi situasi darurat kebakaran di lingkungan kerja mereka.

SMBR terus berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman bagi seluruh karyawan dan tenaga ahli daya, serta mendukung upaya-upaya peningkatan keselamatan kerja melalui berbagai program pelatihan dan sosialisasi. (*)

PALEMBANG – Berkolaborasi dengan Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP), PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menggelar pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Aula Gedung KH. Faqih Usman, UMP, Sabtu (6/7). Kegiatan ini dilaksanakan guna memenuhi kompetensi pada Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI).

Sejumlah karyawan SMBR didaulat menjadi narasumber, antara lain Senior Manager of Health Safety & Environment, Meriadi, Manager of Mining Safety & Environment M.A. Fatahilla Saban, Health & Safety Baturaja Junior Officer Imam Pratama Azi, Risk Policy & Analytic Junior Officer Rosiana TM, serta Health & Safety Baturaja Admin Kheusvency Harnum.

Kaprodi Manajemen FEB UMP, Dr. Zaleha Trihandayani, S.E., M.Si., mengatakan kegiatan ini diikuti 184 mahasiswa Konsentrasi Sumber Daya Manusia. Pelatihan K3 ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa di bidang keselamatan kerja dalam bentuk SKPI. Dokumen SKPI menjadi nilai tambah bagi mahasiswa saat memasuki dunia kerja.

Sementara itu, Senior Manager of Health Safety & Environment SMBR, Meriadi menuturkan bahwa kerja sama perusahaan dengan UMP telah berjalan selama empat tahun. “Melalui kegiatan ini praktisi dunia industri seperti SMBR bisa ikut berkontribusi dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa. Karena itu kami sangat berterima kasih telah diberi kepercayaan oleh UMP,” tuturnya.

Alumnus Teknik Elektro UMP ini menambahkan, pelatihan K3 ini sudah menjadi komitmen bersama antara dunia industri dengan UMP dengan tujuan menyiapkan lulusan yang siap berkarier di dunia kerja. “Ilmu pengetahuan hasil belajar di kampus harus terus diimplementasikan dalam rangka mengasah soft skill yang dimiliki mahasiswa,” tegas Meriadi.

Wakil Dekan 1 FEB UMP Dr. Maftuhah Nurrahmi, S.E., M.Si saat membuka kegiatan berpesan agar para peserta mengambil banyak pengalaman dan pengetahuan dalam pelatihan ini. “Karena kegiatan ini diisi langsung oleh praktisi K3 dari perusahaan, dan tentunya akan menjadi modal penting saat memasuki dunia kerja nanti,” ucapnya. (*)

JAKARTA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) meraih penghargaan Silver Champion dalam ajang Bisnis Indonesia Social Responsibility Awards (BISRA) 2024 berkat program Corporate Social Responsibility (CSR) unggulan yang dijalankan.

Penghargaan diterima secara langsung oleh Senior Manager of Corporate Social Responsibility SMBR Gili Aprial Braja di Hotel Raffles, Jakarta pada Kamis (27/6). Selaras dengan tema penghargaan tahun ini, yaitu “Paving The Way Sustainable Business : Innovation CSR”, SMBR dinilai berhasil menjalankan program pemberdayaan masyarakat melalui “SMBR Economic & Education Beefarm”.

Menurut Gili, SMBR terus mengembangkan strategi bisnis berkelanjutan yang memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) salah satunya pilar ekonomi yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi masyarakat.

Melalui program “SMBR Economic and Education Beefarm”, berhasil menjalankan pilar ekonomi, salah satu desa yang menjadi binaan CSR, SMBR bekerja sama dengan Kelompok Tani dan BUMDes Maju Mandiri Laya untuk mengelola budidaya lebah trigona serta mengembangkan bisnis madu. Dengan memanfaatkan lahan kosong masyarakat menjadi program bermanfaat, masyarakat desa diajak untuk berpartisipasi aktif, dan diberikan edukasi, pelatihan dalam mengelola untuk menghasilkan produksi madu yang berkualitas.

“Berkat program ini, pada awal bulan Juni lalu, kami bersama BUMDes berhasil melakukan panen madu perdana yang menghasilkan sebanyak 250 ml. Madu yang diproduksi ini dapat dijual dan diberi label oleh masyarakat itu sendiri, yang pada akhirnya memberikan peluang nilai ekonomi bagi mereka,” ujar Gili.

Sementara itu, Presiden Komisaris Bisnis Indonesia Group Hariyadi Sukamdani mengatakan penyelenggaraan BISRA 2024 tidak semata-mata memberikan apresiasi terhadap perusahaan dalam menyelenggarakan tanggung jawab sosial. 

“Model penyelenggaraan BISRA 2024 didesain sedemikian rupa sehingga dapat menjadi barometer kualitas atas pelaksanaan program-program CSR, sekaligus tolok ukur tentang sejauh mana dan seberapa luas manfaatnya bagi masyarakat dan kehidupan,” ujar Hariyadi dalam sambutannya dalam acara penghargaan BISRA 2024. (*)

BATURAJA – Sambut hari raya Iduladha 1445 Hijriah, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menyalurkan 12 hewan kurban dengan total senilai Rp294 juta. Penyaluran dilakukan secara bertahap mulai dari Hari Jumat (14/6) hingga Minggu (16/6), hewan kurban berupa 12 ekor sapi yang disalurkan diantaranya untuk masyarakat disekitar area operasional perusahaan di Baturaja dan stakeholder SMBR.

Adapun pendistribusian hewan kurban dilakukan untuk masyarakat disekitar area operasional, meliputi 6 kelurahan yaitu Sukajadi, Airgading, Talang Jawa, Tanjung Agung, Saung Naga, dan Batu Kuning. Selain itu, 2 Desa yang juga menerima hewan kurban yaitu Laya dan Pusar.

Penyerahan hewan kurban tersebut dilakukan secara simbolis bertempat di Rumah Dinas Penjabat (PJ) Bupati OKU  yang diserahkan oleh Senior Manager of Corporate Social Responsibility (CSR) SMBR Gili April Braja kepada Lurah dan Kepala Desa maupun yang mewakili dan disaksikan oleh Plh Sekda sekaligus Asisten 1 Kapubaten OKU Indra Susanto pada Minggu (16/6).

Gili mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebagai wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar, terutama dalam mendukung pelaksanaan ibadah kurban di hari raya Iduladha.

“Dalam momentum menyambut Iduladha ini, kami ingin berkontribusi dan berbagi manfaat kepada masyarakat melalui program TJSL lewat bantuan hewan kurban. Kami berharap semoga kegiatan seperti ini bisa berkelanjutan setiap tahun sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat yang berhak, dan tentu saja menjadi berkah bagi Semen Baturaja,” tutur Gili usai penyerahan hewan kurban.

Pada kesempatan itu, jajaran lurah dan perangkat desa menyampaikan ucapan terima kasih kepada Semen Baturaja yang dinilai sudah banyak membantu masyarakat sekitar. Salah satunya Erlan Nopri selaku Kepala Desa Laya, ia menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Semen Baturaja. “Kami ucapkan terima kasih kepada pihak Semen Baturaja yang telah memberikan bantuan kurban 1 ekor sapi kepada masyarakat desa laya,” ujarnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Richi Sefransyah selaku Lurah Batu Kuning. “Kami sangat berterima kasih atas bantuan hewan qurban ini. Semoga kegiatan ini dapat mempererat hubungan antara perusahaan dan masyarakat,” ujarnya. SMBR terus berkomitmen untuk memberikan kontribusi positif bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya secara berkelanjutan lewat program TJSL. (*)

JAKARTA — PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menaikan peringkat PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) dari sebelumnya IdA menjadi idA+ dengan outlook stabil. Peringkat ini menunjukkan bahwa SMBR  memiliki kemampuan yang kuat dengan profil keuangan yang konservatif dan kinerja bisnis yang terus meningkat. 

Pefindo memberikan peringkat idA+ kepada perusahaan yang berkode saham (IDX:SMBR) berdasarkan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja keuangan, manajemen risiko, serta posisi yang kuat di pasar serta dukungan dari induk perusahaan SIG. Pemeringkatan itu didapatkan berdasarkan data dan informasi perusahaan serta laporan keuangan audit per 31 Desember 2023.

Direktur Utama SMBR, Suherman Yahya mengatakan kebanggannya atas pencapaian ini. “Kami sangat bangga menerima peringkat IdA+ dari Pefindo. Ini adalah bukti dari komitmen kami untuk terus meningkatkan kinerja dan menjaga kualitas produk, serta menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan di tengah kondisi pasar industri semen yang kompetitif,” ujarnya.

Lebih lanjut, Suherman menambahkan bahwa pencapaian ini tidak lepas dari kerja keras seluruh tim serta dukungan dari para pemegang saham dan mitra bisnis.

“Kami akan terus fokus pada strategi pertumbuhan yang berkelanjutan untuk memastikan bahwa Semen Baturaja tetap menjadi pemain utama di industri semen khususnya di pasar Sumbagsel (Sumatera Bagian Selatan),” tambahnya.

Peringkat ini juga tidak lepas dari sinergi dengan holding SIG, yang memberikan dukungan kuat dalam berbagai aspek operasional dan strategis pemasaran.

Pada tahun 2023, SMBR berhasil mencatatkan pendapatan sepanjang tahun 2023 sebesar Rp2,04 triliun atau meningkat 8% dibandingkan periode tahun lalu sebesar Rp1,88 triliun. Dari sisi EBITDA tercatat mencapai Rp 484,87 Miliar atau meningkat 13% dibandingkan dengan tahun 2022 yang sebesar Rp430,45 miliar. (*)

BATURAJA – Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melakukan penanaman pohon atau revegetasi di area IUP Operasi Batu Gamping Semen Baturaja, Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) pada Rabu (5/6).

Acara penanaman pohon dihadiri oleh Direktur (Fungsi Keuangan & SDM) Rahmat Hidayat, serta Vice President of Mining & Waste Management Muhammad Beni. Kegiatan dimulai secara simbolis menanam pohon di area bekas tambang, menandai dimulainya kampanye penghijauan ini. Selain itu, kontraktor tambang seperti PT Dahana, PT Pembangunan Sarana Perkasa, dan PT Tirta Wandhira Utama turut berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Adapun jenis pohon yang ditanam diantaranya pohon sengon, pohon cemara, pohon mangga, pohon kelengkeng, dan pohon bunga (Hujan Emas dan Santos Temon).

Kegiatan ini memastikan bahwa lahan bekas tambang dapat direvitalisasi untuk keperluan lingkungan dan masyarakat. Mengusung tema “Penyelesaian Krisis Iklim dengan Inovasi dan Prinsip Keadilan,” kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan terhadap praktik penambangan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.

Dalam kegiatan operasional penambangannya, Semen Baturaja telah menerapkan Good Mining Practice yang memprioritaskan aspek lingkungan. Salah satu wujud nyata dari komitmen ini adalah pemenuhan kewajiban reklamasi yang dilakukan secara berkala sejak tahun pertama penambangan hingga akhir.

Hingga saat ini, Semen Baturaja telah berhasil melakukan reklamasi dan revegetasi seluas 34,34 hektar diarea tersebut, sedikitnya terdapat 30 jenis tanaman dengan total kurang lebih 37.000 pohon yang telah ditanam, di antaranya kaliandra, cemara, flamboyan, durian, mangga, kelengkeng, rukam, nangka, trembesi, mahoni, matoa, dan sengon.

Muhammad Beni mengatakan revegetasi lahan pascatambang merupakan upaya SMBR dalam memulihkan fungsi lahan dan meningkatkan kemanfaatannya secara berkelanjutan.

“Kegiatan penanaman pohon dan penghijauan ini adalah untuk memberikan dampak positif, seperti penyerapan karbon dioksida, pengurangan polusi, dan peningkatan keanekaragaman hayati di kawasan tersebut yang diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomis dan ekologis,” kata Beni.

Beberapa area reklamasi ini telah dinilai oleh Inspektur Tambang Direktorat Teknik dan Lingkungan Mineral dan Batubara, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, dengan nilai pencapaian keberhasilan rata-rata sebesar 90%. Penilaian ini mencakup berbagai aspek, mulai dari proses penataan lahan hingga keberhasilan pertumbuhan tanaman.

Selain itu, dengan penerapan metode sistem silvikultur, Semen Baturaja telah berhasil mengelola ekosistem di area lahan bekas tambang (quarry) menjadi habitat bagi koloni Lebah Trigona. Lebah

ini, dikenal juga sebagai lebah kelulut, berperan penting dalam proses penyerbukan tanaman, menandakan keberhasilan ekosistem baru yang terbentuk di area tambang.

“Budidaya lebah trigona di Semen Baturaja menjadi salah satu indikator keberhasilan ekosistem baru yang ada di area tambang yang berperan dalam proses penyerbukan tanaman,” ungkapnya.  

Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini sendiri diperingati pada 5 Juni setiap tahunnya. Semen Baturaja telah berkomitmen turut serta aktif dalam setiap kampanye perbaikan lingkungan hidup yang berkelanjutan. (*)

JAKARTA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) meraih penghargaan TOP CSR Awards 2024 dari Majalah Top Business, dalam acara penganugerahan TOP CSR Awards 2024 yang digelar di Hotel Raffless, Jakarta pada Rabu (29/5).

SMBR berhasil meraih 2 kategori penghargaan yaitu TOP CSR Awards 2024 on #Star 4 dan TOP Leader On CSR Commitment yang diberikan kepada Direktur Utama SMBR Suherman Yahya. Penghargaan TOP Leader On CSR Commitment ini diberikan kepada Direktur Utama SMBR Suherman Yahya atas pencapaian dari komitmen tinggi pimpinan perusahaan dalam mendukung kelengkapan sistem, tata kelola, dan keberhasilan implementasi CSR di perusahaan.

Kemudian untuk penghargaan TOP CSR Awards 2024 dengan predikat #Star 4, diraih melalui CSR perusahaan dengan mengedepankan program-program unggulan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) yang efektif dan berdampak positif bagi stakeholder maupun perusahaan.

Penghargaan tersebut diwakili oleh Senior Manager of Corporate Social Responsibility (CSR) SMBR Gili April Braja yang didampingi oleh Staff. Perusahaan yang menerima penghargaan ini dinilai tidak hanya berhasil menjalankan bisnis semata tetapi mampu memberikan nilai tambah untuk pertumbuhan bisnis berkelanjutan.

Gili menyampaikan penghargaan ini sebagai bukti komitmen SMBR dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang mengacu pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) / Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) yang terdiri 4 pilar Pembangunan yaitu Pilar Sosial, Ekonomi, Lingkungan, Hukum dan Tata Kelola.

Adapun program berkelanjutan yang dijalankan oleh SMBR seperti Program Eco Café yaitu program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui salah satu mitra binaan Rumah BUMN Baturaja dengan konsep bayar kopi pakai sampah untuk mendukung pelestarian lingkungan, lalu ada Program Economic & Education Bee Farm yaitu mendayagunakan lahan kosong masyarakat untuk budidaya lebah madu trigona atau klanceng berbasis pendidikan dan ekonomi untuk menjadi nilai tambah bagi Masyarakat, adapun Program Dekarbonasi melalui penggunaan Alternative Fuel & Raw (AFR) pada kegiatan produksi untuk mengurangi emisi karbon.

“Program-program ini menciptakan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan yang berdampak bagi lingkungan dan perusahaan,” Ujar Gili.

Sementara itu, Ketua Penyelenggara TOP CSR Awards 2024 yang juga Pemimpin Redaksi Majalah Top Business, M Lutfi Handayani menjelaskan, penilaian TOP CSR Awards 2024 ini berbasis ketentuan ISO 26000, ESG, dan strategi bisnis dari para kandidat pemenang.

Menurut Lutfi, ajang penghargaan tahunan ini digelar untuk mendorong peningkatan efektivitas dan kualitas program CSR perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Indonesia.

“TOP CSR Awards ini merupakan kegiatan pembelajaran CSR sekaligus kegiatan penghargaan CSR terbesar dan paling membanggakan di Indonesia,” kata Lutfi dalam keterangan resminya.

Setiap tahun, TOP CSR Awards selalu diikuti oleh ratusan perusahaan baik swasta, BUMN, dan BUMD di Indonesia. Selain proses penilaian yang obyektif dan independen, setiap peserta mendapat banyak manfaat karena dapat terpacu serta terus belajar dan berusaha untuk meningkatkan efektivitas dan kualitas program-program CSR mereka.(*)