BATURAJA – Pada hari Senin (29/4), PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) menggelar acara peresmian pembangunan Masjid At-Taqwa di Dusun III Desa Pusar Baturaja. Masjid tersebut diresmikan secara langsung oleh Vice President Corporate Services Management, Ade Chitra Kusuma disaksikan oleh pejabat pemerintahan, tokoh masyarakat serta warga sekitar Desa Pusar.

Acara peresmian Masjid At-Taqwa tersebut dihadiri oleh pejabat pemerintahan, tokoh masyarakat serta warga sekitar Desa Pusar diantaranya Sekretaris Camat Baturaja Barat, Danramil Kota Baturaja, Kapolsek Baturaja Barat, Kepala Desa & Dusun di Desa Pusar. Dalam sambutannya, Sekretaris Camat Baturaja Barat, Syamsurizal Fikri mengatakan bahwa pemerintan daerah beserta segenap masyarakat Desa Pusar menyambut baik bantuan pembangunan masjid yang diberikan oleh SMBR.

“Apalagi sebentar lagi memasuki bulan ramadhan, sehingga pada saat tarawih dan sholat idul fitri sudah bisa digunakan” sambung Fikri.

Bantuan yang diberikan SMBR yaitu revitalisasi pembangunan masjid At-Taqwa Desa Pusar berupa pembongkaran bangunan masjid yang telah dimulai dari tahun 2014 dan 100% dibangun kembali yang baru. Akhirnya pada tahun 2019 ini pembangunan masjid tersebut sudah dapat diselesaikan dan diresmikan bersama-sama masyarakat Desa Pusar.

Peresmian Masjid At-Taqwa tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Vice President Corporate Services Management, Ade Chitra Kusuma. Pada kesempatan yang sama, diserahkan pula bantuan berupa alat penyedot debu kepada pengurus masjid.

Dalam sambutannya, Ade Chitra mengungkapkan bahwa SMBR selama ini senantiasa berkomitmen untuk mendukung program pembangunan baik itu pembangunan infrastruktur maupun pembangunan berbagai sarana umum di lingkungan sekitar Semen Baturaja.

“Manajemen SMBR melalui Unit Kerja Corporate Social Responsibility (CSR) senantiasa membantu lingkungan sekitar SMBR yang ditunjukan melalui program-program nyata. Tak hanya di bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial saja.” Tambah Ade Chitra.

Pembangunan Masjid At-Taqwa ini diharapkan menambah kenyamanan masyarakat Desa Pusar dalam menjalankan ibadah sehingga meningkatkan tali silaturahmi.

Panitia Pengadaan Barang PT Semen Baturaja (Persero) Tbk akan mengadakan Pelelangan, bagi Perusahaan yang berminat dapat mengikuti Pelelangan tersebut dengan penjelasan sebagai berikut:

Untuk mengikuti lelang ini, klik tautan eproc berikut.

Semen Baturaja kembali meraih penghargaan atas prestasinya melaksanakan Program Keselamatan Kerja (K3). Penghargaan diterima secara simbolis oleh Vice President Safety, Health & Environment (VP SHE), Jogy Alpha Mediarta Gumay, Senin (21/4).

Pabrik Baturaja berhasil mencapai 6.335.307 Jam Kerja Orang Tanpa Kecelakaan Kerja (Zero Accident), terhitung sejak 6 Juni 2016 hingga 31 Desember 2018. Pabrik Lampung mencapai 2.946.820 Jam Kerja Orang Tanpa Kecelakaan Kerja (Zero Accident) terhitung sejak 1 Januari 2012 hingga 31 Januari 2019. Sedangkan Pabrik Palembang mencapai 3.859.490 Jam Kerja Orang Tanpa Kecelakaan Kerja (Zero Accident) sejak 1 Januari 2014 hingga 31 Desember 2018.

Selain itu, Semen Baturaja juga proaktif memenuhi kewajiban, pelaporan, dan dokumentasi ke BPJS Ketenagakerjaan. Setiap tahun, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menganugerahkan Penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Dalam Penghargaan K3 Tahun 2019 kali ini, penghargaan kecelakaan nihil (zero accident) diberikan kepada 1.052 perusahaan. Penghargaan SMK3 diberikan kepada 1.466 perusahaan. Penghargaan program pencegahan HIV – AIDS di tempat kerja di berikan kepada 172 perusahaan, dan penghargaan pembina K3 terbaik untuk 17 gubernur.

Diharapkan, penghargaan K3 ini dapat memotivasi perusahaan, pemerintah daerah, dan pekerja dalam mengimplementasikan K3.

Serang – Semen Baturaja bersinergi dengan PT ASDP dan PT Sarinah menggelar program Kampung Sehat BUMN. Ketiga BUMN bergotong royong dengan masyarakat Desa Cakung, Kampung Jati Gede, Kecamatan Binuang, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, dalam program Kampung Sehat BUMN, Rabu, 10 April 2019. Program bersama ini meliputi kegiatan Padat Karya Tunai, Bersih-Bersih Lingkungan serta Perbaikan Sarana dan Prasarana Umum.

Kegiatan yang digelar dalam rangka HUT ke-21 Kementerian BUMN ini diikuti ratusan masyarakat. Termasuk generasi milennial. Pemberian bantuan CSR berupa penerangan dan pamadatan jalan, pemberian mesin pemotong rumput, pemasangan pagar musala, pemasangan paving block dan renovasi MCK masjid.

Direktur Umum dan SDM Semen Baturaja, Bapak Amrullah, ikut serta dalam pemberian bantuan. Ditandai dengan pemasangan paving block secara simbolis. Dalam penyelenggaraan kegiatan ini, Semen Baturaja ikut serta untuk menyukseskan program sekaligus mendekatkan diri dengan masyarakat.

Palembang – PT Semen Baturaja (SMBR) mencatatkan volume penjualan semen di bulan Maret 2019 sebesar 161.505 ton. Angka ini tumbuh 8 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 150.071 ton.

Direktur Utama SMBR Jobi Triananda Hasjim menyebutkan bahwa berdasarkan data Asosiasi Semen Indonesia (ASI), pertumbuhan volume penjualan tersebut jauh di atas rata-rata industri di wilayah Sumbagsel yang terkoreksi minus 14 persen.
Jobi menambahkan, pada Maret 2019 SMBR masih mampu meningkatkan market share nya diseluruh wilayah pemasaran SMBR sebesar 25%. “Dengan share tertinggi 68% untuk wilayah Sumsel dan 25% di wilayah Lampung yang merupakan pasar utama Perseroan” sambung Jobi. 

Perseroan optimis dapat menjaga pertumbuhan volume penjualan seiring dengan besarnya pangsa pasar di wilayah pemasaran SMBR. “Demand untuk wilayah pemasaran kami di Sumatera Selatan, Lampung, Jambi, Bengkulu dan Bangka Belitung pada tahun 2018 mencapai 6,9 juta ton atau tumbuh 9% dibanding tahun 2017, sehingga kami optimis target 2,75 juta ton dapat tercapai,” tutup Jobi.

Panitia Pengadaan Barang PT Semen Baturaja (Persero) Tbk akan mengadakan Pelelangan, bagi Perusahaan yang berminat dapat mengikuti Pelelangan tersebut dengan penjelasan sebagai berikut:

Untuk mengikuti lelang ini, klik tautan eproc berikut.

Panitia Pengadaan Barang PT Semen Baturaja (Persero) Tbk akan mengadakan Pelelangan, bagi Perusahaan yang berminat dapat mengikuti Pelelangan tersebut dengan penjelasan sebagai berikut:

Untuk mengikuti lelang ini, klik tautan eproc berikut.

Lakukan Digitalisasi Proses Bisnis Bekerja sama dengan PT Telkom Indonesia.

Baturaja – Pada hari kedua di tahun baru 2019, PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) mulai mengimplementasikan sistem Enterprise Resource Planning (ERP) terdepan berbasis System Application and Product In Data Processing (SAP).

Hal itu dikemukakan Direktur Utama (Dirut) SMBR, Jobi Triananda Hasjim yang akrab disapa Jobi di Baturaja, Rabu, 2 Januari 2019. Jobi mengemukakan sistem yang digunakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dipimpinnya juga banyak diterapkan oleh perusahaan-perusahaan terkemuka di dunia.

“Jadi tidak berlebihan jika saya mengatakan SMBR siap menghadapi revolusi industri 4.0 dan menuju perusahaan kelas dunia,” katanya.

Jobi mengemukakan proyek implementasi ERP berbasis SAP di SMBR bernama GADING Project, yang merupakan singkatan dari Great Achievement, Absolute Team Work & Respect, Do your Best, Integration All, Never Give Up, Go Success. ERP Berbasis SAP ini diterapkan agar manajemen data/informasi menjadi lebih terintegrasi dan teratur.

Karena itulah, Jobi menambahkan SMBR menjalin kerja sama dengan PT Telkom Indonesia sebagai salah satu bentuk Sinergi antar Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam mengimplementasikan sistem ERP berbasis SAP di SMBR.

“Kick off project ini sendiri telah dilaksanakan pada 12 Februari 2018 yang lalu, dan project ini menjadi salah satu project yg on schedule karena berhasil diselesaikan dalam kurun waktu 10 (sepuluh) bulan saja” katanya

Menurut Jobi, sebelumnya SMBR juga telah menerapkan sistem ERP yang juga cukup banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar.

Namun, Jobi mengutarakan jika setelah dilakukan riset yang lebih mendalam, BUMN yang dipimpinnya memerlukan sebuah sistem ERP yang mampu mengintegrasikan proses bisnis perusahaan yang semakin kompleks.

“Sehingga perlu ditangani dengan bantuan teknologi informasi (TI) yang lebih memadai, terintegrasi dan mutakhir,” katanya.

Karena itu, manajemen SMBR menurut Jobi akhirnya memutuskan mencari solusi baru yang bisa mengintegrasikan proses bisnis dari hulu ke hilir. Jobi menegaskan jika manajemen berkeinginan memiliki sistem informasi yang bisa dipakai untuk menunjang aspek operasional, taktis bahkan strategis.

Jobi menambahkan jika sistem juga harus mampu menciptakan kemudahan, kecepatan dan kenyamanan bagi mata rantai bisnis di lingkungan perusahaan. Baik bagi pemasok, pelanggan, unit-unit kerja di lingkungan SMBR, serta stakeholder lainnya.

“Untuk itulah dipilih ERP berbasis SAP yang dinilai mampu mengakomodir kebutuhan tersebut,” ujarnya.

Jobi menilai ERP berbasis SAP merupakan sistem aplikasi kelas dunia yang telah memiliki standar proses bisnis “best practice” yang dapat diadopsi agar SMBR ke depannya menjadi perusahaan yang mampu bersaing di bisnis global. Selain itu, ERP berbasis SAP menurut Jobi juga memilik tata kelola yang baik.

“Sekaligus memenuhi standar kepatuhan perusahaan,” katanya

Saat ini beberapa modul SAP yang telah diterapkan meliputi Finance, Controlling, Fund Management, Budget Planning & Consolidation (Planning), Sales & Distribution, Material Management, Production Planning & Quality Management, Plant Maintenance, Human Capital Management (Payroll).{}.

PALEMBANG – PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) masih terus menorehkan kinerja positif di awal tahun 2019. Terlihat dari kinerja pendapatan sampai dengan bulan Februari 2019 yang mencapai sebesar Rp.266,54 milyar atau tumbuh 2% dari periode yang sama di tahun sebelumnya. Direktur Utama SMBR, Jobi Triananda Hasjim mengemukakan bahwa porsi terbesar peningkatan pendapatan SMBR tersebut disokong oleh segmen retail yang pada bulan Februari ini telah tumbuh sebesar 14%.

Jobi menambahkan, pada Februari 2019 permintaan di wilayah pemasaran SMBR turun hingga 14,3%. Namun SMBR masih mampu meningkatkan market share nya sebesar 2% di wilayah pemasaran SMBR. “Tentunya dengan porsi tertinggi yaitu 61% untuk wilayah Sumsel sebagai pasar utama” sambung Jobi.

Jobi juga mengungkapkan bahwa SMBR akan terus berupaya mengembangkan pasar dan kinerja perseroan di awal tahun ini. “Salah satunya dengan menggenjot sektor retail yang diproyeksikan akan tumbuh signifikan sebagai efek domino dengan telah selesainya berbagai proyek-proyek infrastruktur.” Tutup Jobi.