PALEMBANG – PT Semen Baturaja (Persero) Tbk telah melakukan penandatanganan penambahan
perjanjian kredit sindikasi bersama
dengan Bank Pembangunan Daerah
Sumatera Selatan dan Bangka Belitung (Bank Sumsel Babel) pada Selasa (09/02) di
Gedung Kantor
Pusat Bank Sumsel Babel, Palembang.
Kerjasama ini merupakan wujud sinergi antar kedua
perusahan yang berdomisili di Sumatera Selatan dalam rangka meningkatkan
partisipasi untuk pembangunan infrastruktur dan perekonomian di Sumatera
Selatan.
Semen Baturaja mendapatkan dukungan tambahan
kredit dari Bank Sumsel Babel senilai Rp 80 Miliar. Dengan begitu hingga saat
ini Semen Baturaja telah mendapatkan kredit sindikasi sebesar Rp 1,3 Triliun
yang diperoleh dari beberapa bank yang telah berpartisipasi dalam kredit
sindikasi pada tahun 2020.
‘’Bank Sumsel Babel telah berkomitmen untuk
melakukan penambahan porsi pemberian fasilitas kredit sindikasi kepada SMBR.
Sehingga total kredit Bank Sumsel Babel berikan sebesar Rp 150 Milyar. ‘’ Ujar Jobi
Triananda Hasjim
Penandatanganan yang dilakukan oleh Direktur
Utama PT Semen Baturaja (Persero) Tbk Jobi Triananda Hasjim bersama Direktur
Utama Bank Sumsel Babel Achmad Syamsudin ini dilaksanakan sesuai dengan
protocol kesehatan yang berlaku.
Acara ini juga dihadiri oleh Direktur Keuangan PT Semen Baturaja (Persero) Tbk M Jamil,
Komisaris Utama Bank Sumsel Babel Eddy Junaidi, Komisaris Independen Bank
Sumsel Babel Noversa, dan Kepala Divisi Sindikasi & Solusi Korporasi Bank BNI
Rommel TP Sitompul.
Tahun 2021 dinilai menjadi titik balik untuk
menaikan perekonomian Nasional. Salah satunya meningkatnya anggaran pemerintah
di bidang infrastruktur sebesar Rp 417,4 T atau naik 48% dari tahun sebelumnya.
‘’Bank Sumsel Babel sangat menyambut baik atas
pembiayaan kembali (Repackaging) ini
dengan harapan dapat membantu Semen Baturaja untuk meningkatkan kapasitas
produksinya. Sehingga secara tidak langsung akan membantu perekonomian di
Sumatera Selatan.’’ ujar Achmad Syamsudin.
Semen Baturaja juga optimis jika tahun ini
akan lebih banyak proyek strategis yang mampu menaikan volume penjualan semen.
Awal tahun 2021 Semen Baturaja telah ikut berpartisipasi dalam proyek di
wilayah Sumatera Selatan seperti kontribusi dalam pembangunan Ruas Jalan Tol
Palembang-Betung, Ruas pembangunan Prabumulih-Muara Enim, Ruas Muara Enim-Lahat-Lubuk
Linggau dan proyek strategis lainnya.
Tak hanya itu, di Lampung dan Jambi pun Semen
Baturaja telah memulai pembangunan Bendungan Way Sekampung, PLTG Kerinci, PLTG
Lebong-Bengkulu, Bendungan Margatiga, dan lain-lain. Masih banyak proyek
infrastruktur pemerintah yang bisa menjadi peluang Semen Baturaja untuk
berkontribusi dalam meningkatkan penjualan dan memperbaiki perekonomian
Nasional.
‘’Tahun ini diperkirakan konsumsi semen dalam negeri akan naik sekitar 7-8% dikarenakan naiknya anggaran infrastruktur. Kami melihat banyak peluang proyek strategis di wilayah marketshare. Semen Baturaja siap meningkatkan kapasitas produksi dan memenuhi demand semen di wilayah Indonesia khususnya wilayah Sumatera Selatan, Lampung, Jambi, hingga ke Bangka Belitung’’ pungkas Jobi.