
BATURAJA – PT Semen Baturaja (SMBR) selaku anka usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kompetensi generasi muda, khususnya di bidang keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Hal tersebut diwujudkan melalui keterlibatan perusahaan sebagai narasumber utama dalam Pelatihan K3 bertema “Safety Awareness & Risk Insight: Membangun Pemahaman Risiko K3 Melalui Safety Building & Risk Mapping” yang diselenggarakan oleh Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Palembang pada Sabtu (22/11).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung KH. Faqih Usman Lantai 7 ini menghadirkan narasumber dari SMBR, yaitu Erwinsya selaku Senior Manager of HSE, Muri Tajam selaku Manager of HSE), serta Imam Pratama Azi selaku Junior Specialist Health & Safety beserta tim.
Ketiga narasumber memberikan pembekalan langsung kepada mahasiswa terkait budaya keselamatan, identifikasi bahaya, pengendalian risiko, hingga penyusunan risk mapping sebagaimana diterapkan dalam operasional industri semen.
Direktur Operasi SMBR, Taufik menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif FEB Universitas Muhammadiyah Palembang yang secara aktif menggandeng dunia industri dalam proses pembelajaran mahasiswa. “Dunia industri sangat membutuhkan generasi yang memahami risiko, budaya keselamatan, dan standar operasional sejak dari bangku kuliah. Kami berharap ke depan ada program lanjutan, dan SMBR siap terus mendukung upaya penguatan kompetensi seperti ini,” ujarnya.
Keterlibatan SMBR dalam pelatihan ini merupakan bagian dari kontribusi perusahaan dalam memperluas edukasi K3 kepada publik, sekaligus memperkenalkan standar keselamatan yang menjadi bagian penting dalam rantai operasional industri semen.
Dari sisi akademik, Dekan FEB UMP, Dr. Yudha Mahrom DS, S.E., M.Si., menyambut baik kerja sama ini dan menegaskan bahwa kompetensi seperti K3 menjadi kebutuhan nyata di lapangan.
“Kami ingin memastikan mahasiswa tidak hanya kuat secara teori, tetapi juga siap menghadapi risiko pekerjaan di berbagai sektor. Pelatihan K3 bersama SMBR menjadi langkah nyata dalam membentuk lulusan yang profesional dan berdaya saing,” ujarnya.
Kaprodi Manajemen, Dr. Zaleha Trihandayani, S.E., M.Si., menambahkan bahwa kolaborasi dengan SMBR memberi nilai tambah besar bagi mahasiswa karena materi yang diberikan bersifat praktis dan langsung relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Melalui kegiatan ini, SMBR menegaskan perannya sebagai perusahaan yang tidak hanya fokus pada operasional bisnis, tetapi juga aktif dalam pengembangan sumber daya manusia melalui edukasi keselamatan kerja. Kolaborasi antara SMBR dan FEB Universitas Muhammadiyah Palembang diharapkan terus berlanjut untuk mendukung terciptanya generasi tenaga kerja yang kompeten, siap kerja, dan paham standar K3 yang menjadi fondasi industri modern. (*)




















